Jumat, 13 Maret 2026

Mata Lokal Fest 2025

Mata Lokal Fest 2025, Menteri Maman Abdurrahman Bicara Soal Tarif Impor Trump hingga Utang UMKM

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman pembicara dalam acara Mata Lokal Fest 2025 Tribun Network

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Mata Lokal Fest 2025, Menteri Maman Abdurrahman Bicara Soal Tarif Impor Trump hingga Utang UMKM
Tribunnews Marcomm
MATA LOKAL FEST - Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman hadir sebagai pembicara di agenda Summit Mata Lokal Fest 2025, Kamis (08/05/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman pembicara dalam acara Mata Lokal Fest 2025 Tribun Network dengan tajuk “Cutting Edge for Local Sustainability” di Hotel Shangrila, Jakarta, Kamis (8/6/2025).

Even Mata Lokal Fest 2025  digelar Tribun Network Ini menjadi ruang kolaborasi gagasan antara individu dan entitas lokal inspiratif dengan dampak nyata

Mata Lokal Fest 2025 persembahan Tribun Network ini menghadirkan agenda Summit yang mengangkat beragam topik terkait pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Menteri UMKM Maman Abdurrahman hadir sebagai salah satu pembicara dengan mengusung topik “Local Impact, Global Change: Strengthening Grassroots SMEs for a Sustainable Economy” (Dampak Lokal, Perubahan Global: Memperkuat UMKM Akar Rumput untuk Ekonomi yang Berkelanjutan)

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengeklaim dirinya kini menjadi menteri terpopuler di kalangan ibu-ibu.

"Jadi saya nih mas, kalau saya turun ke daerah mas, saya ajak PNM mendampingi saya, saya nih hari ini menteri UMKM yang paling top di kalangan ibu-ibu perempuan," ujar Menteri Maman.

Mulanya, Menteri Maman menjelaskan tantangan usaha mikro yang salah satunya menyasar pada gender. Pemberdayaan kelompok rentan dimana perempuan, penyandang disabilitas dan masyarakat terpencil sering tidak terjangkau oleh program UMKM.

Kementerian UMKM melakukan pembinaan kepada kelompok usaha khusus untuk perempuan kelompok rentan termasuk masyarakat terpencil. Mereka diberikan pinjaman modal mulai Rp 5 juta hingga Rp 10 juta.

"Mereka didorong untuk buka usaha warung kelonton dan lain sebagainya per hari ini ada kurang lebih 17 juta. Itu di bawah juga binaan kami Kementerian UMKM. Dan semuanya 17 juta perempuan," papar dia.

 Di sisi lain, Maman mengungkapkan tantangan kewirausahaan di Indonesia yang paling besar adalah akses terhadap pembiayaan. Menurutnya, usaha mikro dan kecil menengah kesulitan untuk mengontrol akses kredit dari lembaga keuangan formal.

 "Ini permasalahan paling klise. Kalaupun, misalnya, saudara-saudara kita pengusaha mikro, kecil, menengah, dan mereka sudah dapat akses pembiayaan, sering sekali problemnya adalah bagaimana bisa menjalankan aktivitas usaha secara konsisten, akuntabel, dan termanaged secara baik," tegasnya.

Menteri Maman: Tugas Saya Memprovokasi Masyarakat untuk Berwirausaha 

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan, salah satu tugasnya sebagai menteri adalah memprovokasi masyarakat untuk berwirausaha.

"Jadi semakin banyak yang berwirausaha, maupun dari sektor mikro, kecil, dan menengah, itulah kebahagiaan saya hari ini. Jadi per hari ini kerjaan saya memprovokasi terus," kata Maman.

 Mata Lokal Fest 2025 dihadiri oleh sejumlah tokoh, stakeholder maupun para mahasiswa. Menurut Maman, ini adalah salah satu momen mengajak para pegawai bahkan mahasiswa untuk berbisnis.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved