Berita Viral
Terungkap Motif Warga Aniaya Nenek Pencuri Bawang di Boyolali, Geram karena Korban Sering Berulah
Sejumlah fakta terungkap dalam kasus penganiayaan nenek berinisial S (67) pencuri bawang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Nenek-di-keroyok-Warga-vnvcbnc.jpg)
"Si ibu sudah cukup tua, dan didorong kebutuhan hidup, kondisi ekonominya pas-pasan. Dan ibu ini punya utang di mana-mana sehingga ibu ini melakukan pencurian bawang tersebut," kata Kapolres, Kamis (8/5/2025), dikutip dari TribunSolo.com.
Apalagi, korban juga sedang terjerat utang.
"Jadi didorong motivasi untuk membayar utang akhirnya melakukan pencurian," kata Kapolres.
Korban sempat tolak berobat
S diduga dianiaya oleh dua orang yang diduga pelaku dan berprofesi sebagai petugas keamanan berinisial ZA dan KA.
Bahkan saking kerasnya pukulan yang diberikan, kepala korban sampai terbentur tembok.
Akibatnya, S mengalami luka parah di bagian kepalanya hingga bersimbah darah.
Di bagian bawah mata dan dagu memar karena bogem mentah.
Warga berupaya membawa nenek itu berobat ke rumah sakit, namun korban sempat menolak.
"Korban atau pelaku ini milih pingin langsung pulang saja," imbuh Kapolsek Ngemplak, AKP Widarto.
S telah menjalani perawatan di rumah sakit selama empat hari terakhir.
Baca juga: Cek Promo Minyak Goreng 2 Liter Rp 30 Ribuan di Alfamart - Indomaret, Cuma Sampai 10 Mei 2025!
Pelaku penganiayaan terancam bui
ZA (42) dan KA (56), petugas keamanan di Pasar Mangu mengakui bahwa mereka telah menganiaya S.
Keduanya memukul korban menggunakan tangan kosong.
Kapolres menyampaikan bahwa saat hendak diamankan, keduanya bersikap kooperatif.
"Tidak ada perlawanan dari pihak pelaku di sini, calon tersangka," kata Rosyid, Kamis (8/5/2025).
"Yang bersangkutan siap dan sanggup untuk menjalani proses yang saat ini sedang dilaksanakan di Polres Boyolali," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 5 Fakta di Balik Kasus Nenek 67 Tahun Dipukuli setelah Curi Bawang Lima Kg di Pasar Boyolali