Berita Viral
Terungkap Motif Warga Aniaya Nenek Pencuri Bawang di Boyolali, Geram karena Korban Sering Berulah
Sejumlah fakta terungkap dalam kasus penganiayaan nenek berinisial S (67) pencuri bawang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Nenek-di-keroyok-Warga-vnvcbnc.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Sejumlah fakta terungkap dalam kasus penganiayaan nenek berinisial S (67) pencuri bawang.
Melansir pemberitaan Tribunnews.com, insiden ini terjadi di Pasar Mangu, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, pada Sabtu (3/5/2025).
Video penganiayaan sempat beredar di media sosial dan menjadi perbincangan hangat warganet.
Berdasarkan penelusuran TribunSolo.com, sejumlah saksi mengungkapkan motif warga tega menganiaya wanita berusia 67 tahun tersebut.
Korban diduga telah berulang kali melakukan hal serupa.
Hal ini memicu kemarahan petugas keamanan di pasar.
"Mengapa sampai segitunya, ternyata ibu ini sebelumnya pernah melakukan aksinya. Istilah wong jowo, ngutil di pedagang Pasar Mangu. Pas hari kejadian itu mungkin warga sudah, didiamkan kok masih saja. Bahasane geregetan (geram)," ungkapnya.
"Dari pedagang maupun pengelola pasar mereka tidak mempermasalahkan, tidak ada membuat laporan ke polisi," katanya.
Sosok S
S diketahui merupakan seorang pedagang sayur dan gorengan keliling.
Dia tinggal bersama anaknya yang bekerja sebagai montir bengkel.
Namun, pendapatan mereka berdua masih belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Karena itu ia nekat melakukan aksi pencuriannya itu demi memenuhi kebutuhan hidup.
Korban terdesak utang
Menurut Kapolres Boyolali, AKBP Rosyid Hartanto, korban nekat mencuri bawang putih itu karena terdesak kebutuhan.