Jumat, 6 Maret 2026

Berita Internasional

Trump Menghentikan Dana untuk Media Publik AS, NPR dan PBS Terancam

Ia menandatangani perintah eksekutif yang menginstruksikan penghentian pendanaan federal untuk Corporation for Public Broadcasting (CPB).

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Trump Menghentikan Dana untuk Media Publik AS, NPR dan PBS Terancam
AA.com
KONTROVERSI DT -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memantik kontroversi dengan menandatangani perintah eksekutif pada Kamis (1/5/2025) yang menginstruksikan penghentian pendanaan federal bagi Corporation for Public Broadcasting (CPB), lembaga yang membiayai jaringan radio publik NPR dan penyiaran televisi publik PBS. 

Sekitar 15 persen anggaran tahunan PBS berasal dari pendanaan federal, sementara NPR hanya mendapat sekitar satu persen.

Namun, stasiun lokal anggota jaringan ini sangat bergantung pada hibah dari CPB.

Mereka berpotensi menjadi pihak paling terdampak jika pendanaan benar-benar dicabut.

Dalam perintah eksekutif yang sama, Trump juga mendesak Kongres agar menarik kembali lebih dari satu miliar dolar AS yang telah dialokasikan untuk CPB dalam dua tahun mendatang.

Ketegangan antara Partai Republik dan media publik bukan hal baru. Tuduhan bias politik terhadap NPR dan PBS sudah lama bergema.

Pada Maret lalu, anggota parlemen dari Partai Republik sempat menginterogasi pimpinan kedua lembaga itu dalam sidang kongres yang panas, mempertanyakan independensi editorial mereka.

CPB sendiri, yang berdiri sejak 1967 atas piagam dari Kongres, telah menggugat pemerintahan Trump awal pekan ini. Mereka menuding Trump mencoba mencopot tiga anggota dewan tanpa alasan sah.

Sepanjang sejarah, penyiaran publik di AS telah menyediakan konten pendidikan, sains, dan seni yang nyaris tak tersedia di saluran komersial atau layanan streaming.

Dulu, publik pernah melawan upaya pemotongan anggaran dengan slogan "Save Big Bird", merujuk pada karakter legendaris dari Sesame Street.

Namun kali ini, Trump tampaknya lebih bersikukuh untuk memotong anggaran, bahkan untuk program yang dicintai banyak orang. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved