Sabtu, 7 Maret 2026

Berita Kota Gorontalo

Pedagang Tantang Satpol PP di TPI Gorontalo: Kalau Paksa Dibongkar, Kami Lawan!

Ketegangan mewarnai kawasan tempat pelelangan ikan (TPI) Tenda Kota Gorontalo.

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Pedagang Tantang Satpol PP di TPI Gorontalo: Kalau Paksa Dibongkar, Kami Lawan!
TribunGorontalo.com/Arianto Panambang
TOLAK RELOKASI - Suasana saat warga dan pedagang berkerumun menyambut kedatangan Satpol PP Provinsi Gorontalo dan Pihak UPTD Pelabuhan Perikanan Tenda Kota Gorontalo, Rabu (30/4/2025). Warga dan pedagang kompak meneriaki Satpol PP dan Pihak UPTD saat melakukan sosialisasi dan himbauan relokasi. Foto (Arianto Panambang). 

TRIBUNGORONTALO.COM – Ketegangan mewarnai kawasan tempat pelelangan ikan (TPI) Tenda Kota Gorontalo.

Berawal dari petugas UPTD Pelabuhan Perikanan Tenda dan Satpol PP Provinsi Gorontalo mendatangi para pedagang non-ikan pada pagi tadi, Rabu (30/4/2025).

Sejak rombongan tiba di lokasi, teriakan penolakan dari puluhan pedagang ayam, sayur, dan rempah-rempah langsung menggema di area TPI.

Pantauan TribunGorontalo.com di lapangan, sekitar pukul 09.00 Wita, belasan petugas berseragam lengkap tiba dengan mobil operasional Satpol PP.

Mereka langsung berpencar dan mendekati lapak-lapak pedagang yang tersebar di sekitar pelabuhan.

Namun belum sempat dialog dimulai, puluhan pedagang yang sudah berkumpul itu langsung berteriak ke arah petugas.

“Jangan usir kami! Ini tempat kami cari makan!” teriak seorang ibu pedagang sayur sambil mengangkat dagangannya.

Teriakan serupa disambut oleh pedagang lainnya. “Kami tidak mau pindah",

Beberapa pedagang pria turut maju ke barisan depan, menantang petugas agar melihat kondisi mereka secara langsung.

Setiap langkah petugas yang berusaha menjelaskan maksud kedatangan mereka dibalas dengan teriakan lantang.

Meski suasana semakin riuh, petugas Satpol PP dan UPTD tetap berupaya melakukan pendekatan persuasif.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Tenda, Lindawaty Hagu, beberapa kali mencoba menenangkan massa dengan pengeras suara. Namun suaranya tenggelam oleh gelombang teriakan para pedagang.

“Bapak-bapak, ibu-ibu, mohon tenang. Kami datang hanya untuk menyampaikan imbauan. Itu siapa yang teriak, itu bukan pedagang pasti," terangnya di depan ratusan warga.

"Tidak ada penertiban hari ini. Kami harap bisa dibicarakan baik-baik, silahkan mengemas barang meja sampai pukul 23.59 Wita malam ini,” ujar Lindawaty.

Namun upaya itu lagi-lagi dibalas dengan teriakan pedagang dan warga yang terus menggema di TPI.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved