Kasus HIV Gorontalo
256 Kasus HIV/Aids di Kabupaten Gorontalo, Didominasi Pekerja Swasta
Sebanyak 358 kasus HIV/Aids di Kabupaten Gorontalo dalam kurun waktu tahun 2007-2024.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Ilustrasi-pengidap-HIV-AIDS-di-Jakarta.jpg)
(Disclaimer: Terdapat missinformasi sehingga judul kasus HIV/Aids didominasi perempuan diubah)
TRIBUNGORONTALO.COM – Sebanyak 256 kasus HIV/Aids di Kabupaten Gorontalo dalam kurun waktu tahun 2007-2024.
Sekretaris Dinas Kesehatan Ivon Riyanto Abdulah menerangkan bahwa yang terjangkit HIV dan Aids ini didominasi oleh laki-laki. Jumlah kasus aktif 256 orang terdiri dari 208 laki-laki dan 48 perempuan.
Kata Ivon, penyebaran dari sisi pekerjaan lebih banyak terjangkit dari pekerja swasta, terutama karyawan salon.
"Ini kasusnya paling banyak dari sisi LGBT, maka paling banyak yang pekerja salon," kata Ivon saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Selasa (29/4/2025).
Ia menyebutkan dari sisi umur ironisnya ada yang terjangkit berada pada kisaran di bawah satu tahun dan empat tahun.
"Artinya penularan mereka ini masih dari janin ini terinfeksi dari orang tuanya," bebernya.
Kabupaten Gorontalo menjadi paling terbanyak HIV dan Aids dikarenakan jumlah penduduk paling banyak.
"Kalau dilihat Kabupaten Gorontalo paling terbanyak karena memang dipengaruhi jumlah penduduk lebih banyak dari wilayah lain," terangnya.
Baca juga: Guru Besar UNG Sebut Gorontalo Terancam Masuk Perangkap Kemiskinan, Apa Penyebabnya?
Oleh karena itu, dinas terkait telah mengambil sejumlah langkah-langkah kongkrit termasuk pembentukan KPA (Komisi Penanggulangan Aids) Kabupaten Gorontalo.
"Sementara on proses pembentukan KPA, ini akan memotivasi kami untuk membuat kepengurusan," tegasnya.
Alami Peningkatan, 242 Orang Terjangkit Aids dan HIV di Provinsi Gorontalo
Diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo pada tahun 2024, Aids berada pada angka 48. Sementara HIV sebanyak 194 kasus.
Secara keseluruhan, tahun 2001 hingga 2024, angka kasus Aids sebanyak 551 dan HIV 706 dengan total 1.257 kasus.
Menurut Mohamad Ramdhan Ismail, pelaksana program penyakit menular Dinkes Provinsi Gorontalo bahwa data Aids dan HIV di Gorontalo mengalami peningkatan dari tahun 2001 ke 2024.
"Di Provinsi Gorontalo angka kasus HIV itu pada tahun 2024 mengalami peningkatan," ungkapnya.