Skincare dan Kosmetik Berbahaya
Waspada! Ada 98 Produk Skincare dan Kosmetik Mengandung Zat Berbahaya Temuan BPOM
Skincare dan kosmetik adalah dua produk yang berhubungan langsung dengan wajah sehingga harus berhati-hati dalam pemilihannya.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Skincare dan kosmetik adalah dua produk yang berhubungan langsung dengan wajah.
Penggunaannya pun harus disesuaikan dengan kondisi kulit wajah.
Pemilihan skincare dan kosmetik pada dasarnya tidak bisa sembarangan.
Jika kosmetik dan skincare mengandung zat berbahaya akan membuat wajahmu rusak.
Baca juga: Dibekali Chipset Dimensity 6300, Berikut Daftar Harga HP Samsung A06 5G
Dilansir dari TribunShopping,com, ada 91 daftar kosmetik dan skincare temuan BPOM yang mengandung zat berbahaya
Sehingga, BPOM terpaksa harus menarik peredaran skincare dan kosmetik tersebut.
Pada siaran pers yang dilakukan pihak BPOM, sebanyak 7 produk dengan merek TABITA dan TABITA GLOW ilegal dan mengandung bahan berbahaya atau dilarang telah ditarik atau dilarang beredar di Indonesia.
Baca juga: Disperindag Kabupaten Gorontalo Diberi Target Sebulan Tangani Pasar yang Sepi Termasuk Pasmolim
Kedua merek kosmetik tersebut mengandung merkuri yang dapat mengakibatkan terjadinya perubahan warna kulit berupa bintik-bintik hitam (ochronosis), alergi, iritasi kulit, sakit kepala, diare, muntah-muntah, dan kerusakan ginjal.
Sedangkan hidrokinon pada kosmetik berpotensi mengakibatkan hiperpigmentasi, menimbulkan ochronosis, serta perubahan warna kornea dan kuku.
Berikut ini beberapa produk dari TABITA dan TABITA GLOW yang ditarik oleh BPOM karena berbahaya:
- TABITA Daily Cream (Mengandung Merkuri)
- TABITA GLOW Daily Cream (Mengandung Merkuri)
- TABITA GLOW Night Cream (Mengandung Merkuri)
- TABITA Nightly Cream (Mengandung Merkuri)
- TABITA Royal Jelly ( Mengandung Merkuri)
- TABITA Skin Care Smooth Lotion (Mengandung Hidrokinon)
- TABITA Skin Care Smooth Lotion (Mengandung Hidrokinon)
Selain 7 produk dari TABITA, BPOM juga baru-baru ini mengumumkan beberapa daftar merek kosmetik atau skincare ilegal, bahkan salah satunya ada CINDYNAL yang termasuk cukup populer di dunia kecantikan.
Berikut 91 merek yang masuk daftar tersebut:
- 24K ESSENCE
- ACNE FORTE
- ADS
- AL NOBLE
- ALNECE
- BNC
- BOGOTA
- BROSKY
- CHAR ZIEG
- CHARISMALUX
- CINDYNAL
- COLOUR GEOMETRY
- CWINTER
- DAIXURE
- DEO EVERYDAY
- DEONATULLE
- DESTINY POUR FEMME
- DEVNEN
- DICUMA
- DINDA SKIN CARE
- DIRHAM WARDI
- DOCTOR PERM
- DR BALLEN
- DR DIAN
- EDUTE ALICE
- EELHOE
- FATIMAH
- FDF
- FNY
- FUYAN
- FW PAPAYA
- GECOMO
- GOW EXPRES
- HAPPY PLAYDATE
- HCHANA
- HEARTS'S LOVE
- HENG FANG
- IBCCNDC
- ICVC
- JAYSUNG
- KARSELL
- KATE TOKYO
- LAMEILA
- LANQIN
- LETSGLOW
- LITHENG
- LILY'CUTE
- LOVES ME
- LULAA
- MAGK
- MAYCHEER
- MEIDIAN
- MEILIME
- MESO GLOW
- MESOLOGICA MD
- MISSFNY
- MOKERU
- N+ HONEY NAIL
- NEUTRO SKIN
- NEW JOY
- NLSM
- OILASH
- O'MELIN
- ORGANIC BEAUTY
- PEINFEN
- PERFECTX
- QICIY
- QINFEIYAN
- QIWEITANG
- RBC
- RCM
- RHEYNA SKIN
- RIBESKIN
- RUIEOFIAN
- RYKAERGEL
- SADOER
- SAKURA
- SI'JIYUTA
- SP SPECIAL
- SUPER DR
- SVMY
- TANAKO
- TWG
- UMiSS
- VAEAINA
- VENALISA
- VERFONS
- XUEROUYAR
- YI RUOYI
- ZNXMER
- ZOO SON
Kalau kamu masih menemukan produk di atas di pasaran baik toko kecantikan online maupun offline, jangan tertarik untuk membelinya, ya!
Jika terbukti masih menjual produk ini, pihak penjual bisa dikenai hukuman, loh!
Jadi berhati-hatilah dalam memilih produk kecantikan. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunshopping.com
| Konsumen Diminta Hati-Hati, 34 Skincare Positif Mengandung Bahan Kimia Berbahaya, Ditarik BPOM |
|
|---|
| Pinkflash dan Salsa Termasuk! Ini 23 Produk Kosmetik dan Skincare yang Ditarik BPOM dari Pasaran |
|
|---|
| BPOM Tarik 23 Produk Kecantikan Berbahaya, Termasuk Viral di Media Sosial, Cek Daftarnya di Sini! |
|
|---|
| Mira Hayati, Bos Skincare Viral, Terbukti Langgar Hukum dan Dijatuhi Vonis 10 Bulan Penjara |
|
|---|
| Catat! Ini 41 Daftar Toner Wajah yang Lolos Uji BPOM karena Tidak Mengandung Bahan Berbahaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/sehsgrtjhyj.jpg)