Berita Viral
Viral Video Asusila Sesama Jenis Diperankan 2 Siswa Gorontalo, Dinas Pendidikan Tegur Pihak Sekolah
Belakang beredar video asusila pasangan sesama jenis yang diduga dua pelajar SMA di Kabupaten Gorontalo.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Since-Ladji.jpg)
“Kami terus mengimbau sekolah untuk aktif membentuk karakter siswa, memperkuat edukasi, serta melibatkan paguyuban orang tua dalam pengawasan. Kasus ini jadi bukti bahwa pengawasan masih perlu diperkuat,” pungkas Since.
Pihak Dinas juga menegaskan akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memastikan proses pembinaan terhadap pelajar yang terlibat berjalan dengan semestinya, sambil menunggu hasil penelusuran lebih lanjut terkait identitas lengkap kedua siswa.
Baca juga: Bupati Gorontalo Lagi Bicara saat Rapat Evaluasi, ASN Ini Malah Asyik Nonton Game Catur
VIRAL LAINNYA: Waria Gorontalo mengenakan jilbab dihujat warganet
Kejadian yang menghebohkan juga terjadi beberapa waktu lalu.
Seorang pria berpenampilan wanita (waria) mendadak jadi buah bibir.
Pria yang diketahui merupakan content creator itu sempat ramai diperbincangkan di media sosial.
Ia mengenakan jilbab dan celana pendek.
Video berdurasi 43 detik diunggah oleh akun Facebook Sumiyati Mile.
Video itu memperlihatkan seorang wanita berperilaku pria (waria) mengenakan jilbab pink.
Dalam captionnya, Sumiyati mempertanyakan apakah hal tersebut apakah masuk dalam penistaan agama.
Video tersebut kini telah viral dengan total 1,5 ribu pengguna yang telah membagikannya dan dikomentari ribuan akun Facebook.
"Penistaan agama," tulis Novita.
Beberapa warganet menuntu waria dalam video untuk meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Gorontalo.
Namun Sekretaris MUI Gorontalo, Ruliyanto Podungge berpendapat lain.
Menurutnya perilaku pria berpenampilan wanita dalam video viral itu belum bisa dikategorikan sebagai penistaan agama.
"Menurut saya, tayangan ini belum dapat memberikan cukup bukti adanya penistaan agama," ujar Ruliyanto kepada TribunGorontalo.com, Selasa (22/4/2025).