TribunUMKM
Cerita Narwati Basiru, Pemilik Usaha Kue Tradisional Gorontalo
Narwati Basiru, pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang sukses mengembangkan usaha kue tradisional Gorontalo.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Narwati-Basiru-pelaku-UMKM-Kue-Tradisional-Gorontalo-9999.jpg)
Strategi itu rupanya maksimal, pelanggannya mulai bertambah banyak.
Tak hanya itu, beberapa kali usahanya diliput oleh media lokal bahkan nasional.
Untuk memaksimalkan produksi, yang awalnya hanya dua orang, kini total karyawannya sudah berjumlah empat orang.
Saat ini total ada 13 jenis kue yang ia jual, beberapa disesuaikan dengan permintaan pelanggan.
Harga jual tiap kuenya variatif, mulai dari Rp 1.500 - Rp 3.000 per bijinya.
Untuk memaksimalkan penjualannya, ia berkomitmen menjaga harga jual dan kualitas rasa.
"Peminat itu paling suka kue saya karena rasanya sama, tidak beda-beda. Semuanya saya yang buat, tidak terima titipan," pungkasnya.
Dalam sehari ia mengaku rata-rata penjualan kuenya antara 600 biji bahkan sampai 1.000 biji. (*/Jian)
| Cerita Anak Muda Gorontalo Bangun Bisnis di Jalan Panjaitan |
|
|---|
| Kue Balok Lumer , Kuliner Hits di Kota Gorontalo yang Wajib Dicoba Saat Berbuka Puasa |
|
|---|
| Andri Laiya Ceria Kiat Mengelola Lapak UMKM Fashion di Gorontalo Utara |
|
|---|
| Hoya Kopi Hadirkan Konsep Street Coffee ala Kemping di Bawah Pohon Rindang di Gorontalo |
|
|---|
| Ibrahim Tuna Berharap Diberi Gerobak untuk Mengembangkan Usaha Cendolnya |
|
|---|