Jumat, 6 Maret 2026

Pengobatan Sesat Gorontalo

Viral Pengobatan Menyimpang di Gorontalo, Anak-anak Dicukur Botak hingga Dimandikan Air Cabe

Praktik dugaan pengobatan menyimpang baru-baru ini diviralkan oleh seorang pengguna Facebook dan dikirimkan ke redaksi TribunGorontalo.com, Kamis (17/

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Viral Pengobatan Menyimpang di Gorontalo, Anak-anak Dicukur Botak hingga Dimandikan Air Cabe
VIRAL
PENGOBATAN MENYIMPANG GORONTALO -- Video viral menyebutkan adanya pengobatan menyimpang di Kabupaten Gorontalo. 

Anak-anak tersebut tampak melompat-lompat seperti merasakan kepedihan, yang dalam keterangan video disebut akibat dimandikan air cabai.

Belum diketahui secara pasti maksud dan tujuan penggunaan air cabai tersebut.

Di lokasi rumah itu juga terlihat sejumlah anggota kepolisian.

Perekam video kemudian menyebutkan bahwa praktik pengobatan semacam ini terasa tidak wajar dan perlu dilaporkan.

Redaksi hingga saat ini baru mendapatkan konfirmasi bahwa kejadian dalam video tersebut berlokasi di Kabupaten Gorontalo.

Pihak kepolisian setempat dikabarkan telah turun tangan dan sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan praktik ilmu sesat yang viral ini. 

Perkembangan lebih lanjut akan terus diinformasikan.

Ditindaki Polisi dan Kade

Roberto Gustam Bobihoe, Kades Ilotidea, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo benarkan adanya informasi dugaan pengobatan sesat di wilayah tersebut.

Hal itu dikatakan Roberto saat diwawancarai TribunGorontalo.com pagi tadi Kamis (17/4/2025).

Pihaknya sebelumnya sudah menerima informasi adanya praktek terlarang itu sejak hari Senin, namun baru bisa meninjau lokasi pada hari Selasanya.

"Memang benar laporan itu tentang keberatan terhadap pengobatan yang sudah tidak wajar," kata Roberto membenarkan informasi.

Ketidakwajaran ini dilihat dari media pada praktek pengobatan yang sangat janggal.

Bukan yang sakit diobati melainkan keluarganya, seperti anak-anak.

Sesuai informasi yang ia terima, anak-anak yang dijadikan sebagai media pengobatan digunduli.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved