Kades Pukuli Warga
Kades Buhu Gorontalo Terduga Penganiaya Warga Sudah Diperiksa, Polisi Akan Gelar Perkara
Kepala Desa (Kades) Buhu, Mohamad Daud Adam kini telah selesai diperiksa polisi.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kades-Buhu-aniaya-warga.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Kepala Desa (Kades) Buhu, Mohamad Daud Adam kini telah selesai diperiksa polisi.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Wakil Kapolsek Telaga, Ipda Darmawan.
"Kami sudah melakukan pemeriksaan kepada kades pada Selasa (15 April 2025)," ungkapnya saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com melalui WhatsApp, Kamis (17/4/2025).
Dalam waktu dekat pihak kepolisian akan melakukan gelar perkara di Polres Gorontalo.
"Dalam waktu dekat ini kami akan menggelar perkara," jelasnya.
Ia menyebutkan gelar perkara ini merupakan penentu apakah kasus dugaan penganiayaan ini bakal naik ke tahap penyidikan.
Sebelumya pihak kepolisian juga sudah menerima laporan terduga korban pada Senin (14/4/2025).
"Pihak polsek telah menerima laporan dan kami dari Polsek Telaga telah membuat laporan polisi. Untuk para saksi-saksi dan korban kami sudah periksa," ujarnya.
Baca juga: Lolos dari Maut, Sukirman Satar Mahasiswa UNG Ungkap Detik-detik Bencana Air Bah di Bulawa
Awal kejadian
Menurut keterangan Danial Hasan (56), ayah korban, mengatakan kejadian bermula saat mereka diundang ke Kantor Desa Buhu, pada Kamis malam (3/4/2025).
"Saya dapat undangan di kantor desa untuk dilakukan mediasi atas satu permasalahan," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Jumat (11/4/2025).
Mediasi itu berjalan baik. Namun setelah pihak keluarga Danial akan berpamitan, Kades mengajak kembali membicarakan terkait bantuan.
Di tengah-tengah pembicaraan, anak Danial (Djakaria) berteriak dari luar jendela.
Sehingga Kades naik pitam. Ia lantas mengejar Djakaria dan menggamparnya.
"Kades langsung keluar dari ruangannya ditanya siapa itu (yang berteriak). Anak saya menjawab, 'Saya Ayah (sebutan untuk Kades)'. Langsung dia (Mohammad Daud) pukul," tutur Danial.
Saat mendengar keributan di luar, Danial menyusul Kades. Ia melihat langsung Daud dipegang kepala dusun. Sementara Kades memukuli anaknya tersebut.