Jumat, 13 Maret 2026

Mahasiswa UNG Hanyut

Ibu Mahasiswa KKN Gorontalo Sempat Pingsan Dengar Anaknya Hanyut di Sungai Bulawa

Kisman Pakaya bagikan cerita istrinya yang pingsan begitu dengar sang anak, mahasiwa KKN Gorontalo jurusan Teknik Geologi UNG hanyut di Sungai Bulawa,

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Ibu Mahasiswa KKN Gorontalo Sempat Pingsan Dengar Anaknya Hanyut di Sungai Bulawa
FOTO: Jefry Potabuga, TribunGorontalo.com
KELUARGA KORBAN SELAMAT--Korban selamat dalam insiden, kini dikunjungi keluarganya di Rumah Sakit Aloe Saboe, Rabu (16/4/2025). Foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga 

"Susah makan pak itu hanya minum jus saja," bebernya.

Ia juga menerangkan badan anaknya masih sakit namun tidak cedera.

"Kalau badannya itu Alhamdulillah baik-baik saja, tangan tidak ada yang patah," jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa biaya rumah sakit akan ditanggung oleh pihak kampus.

"Saya dengar tadi kata akan ditanggung kampus semua," terangnya.

Dari pantauan Tribun Gorontalo di lapangan, keluarga korban sudah berada di rumah sakit.

Terlihat korban itu masih sangat lemas, saat akan ke kamar mandi ia pun ia harus dibantu oleh anggota keluargnya.

Kronologi dari Pihak UNG

Kepala Pusat Studi KKN, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPPM) Universitas Negeri Gorontalo, Rosbin Pakaya mengungkap kronologi 10 mahasiswa KKN UNG yang terseret arus sungai di Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo pada Selasa (15/04/2025)

Rosbin Pakaya menjelaskan sebelum kejadian para mahasiswa tersebut naik gunung untuk melakukan pemetaan pada Selasa pukul 10.00 Wita.

"Setelah melakukan pemetaan (di gunung), mereka turun sekitar jam 3 atau jam 4 sore," ungkapnya melalui video.

Saat para mahasiswa turun dari lokasi penelitian, muncul banjir bandang.

"Tiba-tiba ketika mereka turun itu ada air bah yang tiba-tiba menghantam mereka," jelasnya

Dia mengungkap saat dihantam banjir bandang, kesepuluh mahasiswa KKN tersebut terpisah.

"Ada yang masih sempat singgah di batu, ada yang langsung jatuh ke bawah," katanya

Dia mengungkap akibatnya 2 mahasiswa meninggal saat peristiwa tersebut.

"Dua orang meninggal berjenis kelamin perempuan," katanya.

Dia menambahkan lima mahasiswa masih dievakuasi di lokasi.

"Satu orang lagi masih dicari, belum didapat berjenis kelamin perempuan," katanya. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved