Demo BSG Gorontalo
BREAKING NEWS: Kantor Wilayah Bank SulutGo di Gorontalo Disegel Pedemo, Tulisan 'BSG' Dihapus
Kantor Wilayah Bank SulutGo (BSG) di Jalan Nani Wartabone, Kota Gorontalo, digeruduk sejumlah massa pada Rabu (16/4/2025).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GERUDUK-BSG-Sejumlah-warga-tergabung-dalam-paguyuban-Gorontalo.jpg)
Reporter: Nurfiska Rahman, Mahasiswa Magang
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kantor Wilayah Bank SulutGo (BSG) di Jalan Nani Wartabone, Kota Gorontalo, digeruduk sejumlah massa pada Rabu (16/4/2025).
Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung panas dengan pembakaran ban dan coretan protes di fasilitas ATM milik BSG.
Massa yang tergabung dalam Forum Aliansi Paguyuban se-Gorontalo itu menyampaikan kekecewaan mereka terhadap pimpinan Bank SulutGo, yang dinilai telah melecehkan masyarakat Gorontalo.
Sambil membentangkan spanduk dan meneriakkan yel-yel “Boikot BSG!”, massa meminta agar pemerintah daerah tidak bersikap lunak atas kedatangan Direktur Utama Bank SulutGo ke Gorontalo.
Salah satu warga bahkan menutup tulisan “BSG” di mesin ATM sebagai bentuk protes simbolik atas perlakuan yang dianggap tidak menghargai daerah.
"Apa yang dilakukan para petinggi BSG itu sudah sangat melecehkan Gorontalo. Kami tidak terima!" teriak salah satu orator dalam aksi tersebut.
Mereka mendesak seluruh kepala daerah di Gorontalo untuk bersatu mengambil sikap tegas.
Menurut informasi yang dihimpun, seluruh bupati se-Gorontalo sebelumnya telah menyatakan ketidakpuasan terhadap manajemen BSG.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Bank SulutGo maupun pemerintah provinsi terkait aksi tersebut.
Kedatangan Dirut BSG ke Gorontalo
Sebelumnya Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menerima kunjungan Direktur Utama Bank SulutGo (BSG) beserta jajarannya di rumah dinas Wali Kota Gorontalo, pada Rabu (10/4/2025) sore.
Pertemuan yang berlangsung selama sekitar 15 menit itu diwarnai dengan sejumlah penawaran dari pihak BSG.
Adhan Dambea lantas ditawari posisi Komisaris dan Direksi untuk perwakilan Gorontalo.
“Dirut BSG datang menawarkan penambahan satu Komisaris dan satu Direksi. Jadi total menjadi 6, karena sebelumnya masing-masing 5. Mereka minta dua nama dari Gorontalo untuk dimasukkan,” ujar Adhan Dambea seusai pertemuan, Selasa.