Selasa, 10 Maret 2026

Mahasiswa UNG Hanyut

BREAKING NEWS: 10 Mahasiswa KKN UNG Hanyut di Sungai Bulawa Gorontalo, 2 Meninggal Dunia

Sebanyak 10 mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo hanyut saat menyeberangi sungai di Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto BREAKING NEWS: 10 Mahasiswa KKN UNG Hanyut di Sungai Bulawa Gorontalo, 2 Meninggal Dunia
Tangkapan layar video
MAHASISWA TENGGELAM - Potret proses evakuasi korban tenggelam di sungai Bulawa, Bone Bolango, Selasa (15/4/2025). Dua mahasiswa UNG meninggal dunia. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Sebanyak 10 mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo hanyut saat menyeberangi sungai di Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Selasa (15/4/2025).

Saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Staf Pusdalops BPBD Bone Bolango, Zulkarnain S Dami membenarkan kejadian tersebut.

"Lagi sisa tiga (mahasiswa) yang akan dievakuasi," ujarnya.

Diketahui para korban merupakan mahasiswa Teknik Geologi UNG yang tengah menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Dunggilata, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango.

Insiden berawal ketika 10 mahasiswa melakukan pemetaan di area pegunungan Desa Dunggilata pada Selasa (15/4/2025) sekitar pukul 10.00 Wita.

Setelah itu, mereka turun sekitar pukul 16.00 Wita.

Namun saat menyeberangi sungai tiba-tiba arus makin deras. Tiga mahasiswa terseret arus.

Sekira pukul 18.35 Wita, petugas komunikasi melaksanakan koordinasi dengan dosen pembimbing dan Camat Bulawa.

Tim Rescue KPP Gorontalo bergerak menuju Lokasi Kejadian menggunakan Truck Personil dan Recue Car Tipe I.

Saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Staf Pusdalops BPBD Bone Bolango, Zulkarnain S Dami, mengatakan dua mahasiswa dinyatakan meninggal dunia. 

"Dua sementara dievakuasi warga, satu masih belum terevakuasi soalnya air deras sekali. Cuma korban sudah didapat," ungkap Zulkarnain.

Sementara itu, Rosbin Pakaya selaku Sekretaris LP2M UNG mengatakan Satu mahasiswa berhasil selamat usai berenang. Ia adalah Fiqri Fariz Pakaya

Pria yang bertugas sebagai Koordinator Desa (Kordes) itu kini tengah ditangani oleh petugas medis. Wajahnya harus dijahit akibat luka robek.

Pihak Basarnas yang sebelumnya diinformasikan langsung menuju ke lokasi kejadian perkara (LKP) untuk menyelamatkan sembilan mahasiswa.

Baca juga: Nelayan Gorontalo Tolak Jadi Saksi Penemuan Jenazah Salsabilah Ibrahim: Jangan Sampai Jadi Tersangka

Tim SAR gabungan Gorontalo beserta warga tengah mengevakuasi lima korban. Sementara satu mahasiswi masih dicari.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved