Pemprov Gorontalo
Lobi-lobi Jabatan Komisaris di RUPS BSG, Jubir Pastikan Gubernur Gorontalo Gusnar Bakal Profesional
Salah satu isu yang paling menyita perhatian adalah potensi pergantian jabatan strategis di tubuh BSG, termasuk posisi direksi dan komisaris.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/TANGGAPI-RUPS-BSG-Jubir-Gubernur-Gorontalo-Noval-Abdussamad-tanggapi-soal-lobi-lobi-RUPS-BSG.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank SulutGo (BSG) diprediksi bakal berlangsung panas hari ini, Rabu (9/4/2025).
Salah satu isu yang paling menyita perhatian adalah potensi pergantian jabatan strategis di tubuh BSG, termasuk posisi direksi dan komisaris.
Pemegang saham yang terdiri dari pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Sulawesi Utara dan Gorontalo akan duduk bersama dalam forum penting ini.
Kehadiran Gubernur, para wali kota, dan bupati menambah bobot politik dalam proses pengambilan keputusan yang rawan akan tarik-menarik kepentingan.
Dari Gorontalo, sorotan tajam mengarah ke Gubernur Gusnar Ismail.
Ia disebut-sebut mendorong nama menantunya untuk duduk sebagai salah satu komisaris BSG.
Isu ini memicu tudingan intervensi bahkan dugaan nepotisme, di tengah panasnya dinamika jelang RUPS.
Menanggapi hal itu, Juru Bicara Gubernur Gorontalo, Noval Abdussamad, menegaskan bahwa Gubernur Gusnar tetap mengedepankan prinsip profesionalisme.
"Semua nama yang beredar diinventarisir dan diteliti persyaratannya. Pak Gubernur menekankan pentingnya profesionalisme," kata Noval.
Profesionalisme dimaksud merujuk pada calon yang memiliki pengalaman perbankan, pengetahuan memadai.
Bahkan tidak memiliki catatan hukum, dan memenuhi ketentuan lain yang berlaku.
Ia juga menjelaskan bahwa proses pengisian jabatan strategis akan tetap mengacu pada mekanisme RUPS, di mana nama-nama calon akan dibahas oleh para pemegang saham sebelum diputuskan secara resmi.
Namun, saat disinggung soal kemungkinan adanya lobi-lobi di antara pemegang saham untuk mengamankan posisi tertentu, Noval tidak menampik adanya dinamika tersebut.
Menurutnya, lobi-lobi itu bagian dari dinamika forum. Tapi secara prinsip, Gusnar bakal tetap teguh pada jalur profesionalisme.
Artinya kata dia, tidak akan ada intervensi pribadi, semua kembali pada kualitas dan integritas calon.