Berita Boalemo
Hari Perdana Kerja ASN, Pemkab Boalemo Gorontalo Gelar Khatam Quran dan Kerja Bakti di Pantai
Pemerintah Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan khatam Quran bersama jajaran OPD dan ASN untuk mengganti apel kerja.
Penulis: Nawir Islim | Editor: Prailla Libriana Karauwan
Beberapa OPD juga tampak menggelar rapat koordinasi ringan di bawah pohon rindang sambil tetap terhubung secara daring dengan kolega di tempat lain.
Kegiatan ini disambut baik oleh para ASN.
Mereka menilai, selain memberikan nilai ibadah dan manfaat kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menciptakan suasana kerja yang lebih santai namun tetap produktif.
Baca juga: Kesal Sering Dikekang, Rezky Aniaya Tantenya hingga Tewas Usai Diasuh Selama 15 Tahun
Lahmudin menambahkan kegiatan ini tak hanya sebagai realisasi dari surat edaran MenPAN-RB, tapi juga dari surat edaran Bupati Boalemo yang mewajibkan ASN, guru, dan perangkat desa untuk membaca Al-Quran setiap pagi sebelum memulai aktivitas kerja.
Guru diwajibkan membacakan ayat suci di hadapan siswa sebelum memulai proses pembelajaran.
ASN juga diwajibkan untuk menghentikan seluruh aktivitas selama 10 menit sebelum adzan berkumandang dan segera melaksanakan salat tepat waktu.
Ketentuan ini berlaku menyeluruh di seluruh instansi dan wilayah kerja pemerintah daerah Boalemo sebagai langkah implementasi surat edaran dari Bupati Boalemo, Rum Pagau.
Kata Lahmudin, bagi ASN yang tidak melaksanakan kewajiban tersebut maka akan dikenakan potongan gaji.
Baca juga: Gaji PNS 2025 Bakal Naik 16 Persen, Ini Rinciannya Setiap Golongan
Hal yang sama berlaku bagi guru dan perangkat desa yang tidak menjalankan kewajiban membaca Al-Quran.
Sebaliknya, ASN yang patuh dan menjalankan instruksi dengan baik akan mendapatkan apresiasi dalam bentuk pembayaran gaji dan tunjangan secara rutin.
“Kalau ini dijalankan konsisten, gaji kalian tidak akan lagi dibayar tiga bulan sekali. Kita pastikan akan dibayar rutin setiap bulan,” tegas Lahmudin.
Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh positif bagi daerah lain, bahwa implementasi nilai religius dan kebijakan pemerintah pusat bisa dijalankan dengan pendekatan yang kreatif dan menyentuh semua aspek kehidupan ASN. (*)
(TribunGorontalo.com/Nawir Islim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/fbaretjeatherth.jpg)