Lebaran Ketupat di Leato
Iring-Iringan Perahu Hias Keliling Perairan Kota Gorontalo saat Lebaran Ketupat 2025
Suasana laut di Kota Gorontalo pada momen Lebaran Ketupat 2025 berbeda dari hari biasanya.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/frgjrtnsetjhrgj.jpg)
Lambaian tangan dari warga yang menyaksikan dari daratan dibalas dengan senyum dan sapaan hangat dari atas perahu.
Baca juga: Gaji PNS 2025 Bakal Naik, Cek Besaran Rinciannya Mulai dari Golongan I hingga IV
Setelah menyusuri garis luar kota lewat laut, perahu-perahu kemudian memutar arah menuju Sungai Bone, jalur air yang membelah sebagian Kota Gorontalo.
Iring-iringan menyusup di antara jembatan kota dan perkampungan padat yang berjajar di tepian sungai.
Setelah sekitar dua jam mengelilingi perairan Kota Gorontalo, parade kembali menuju Ololala sebagai garis akhir.
Meski wajah para peserta mulai letih, semangat mereka tak surut.
Teriakan “Torang Bekeng Bae!” menggema dari atas perahu, menyatu dengan deru mesin dan gemuruh ombak kecil di sekitar mereka.
Baca juga: BREAKING NEWS: Semarak Ketupat di Kampung Jawa Yosonegoro Gorontalo Dimulai, Ada Doa Puasa Sunnah
Terlebih Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel menunggu kedatangan puluhan perahu hias di garis finish.
Akhirnya Indra Gobel membuka secara resmi Gebyar Ketupat di Kota Gorontalo yang berpusat di Ololala, Leato Selatan.
Salah satu nelayan Melky menjelaskan merasa bersyukur dengan gebyar ketupat yang diselenggarakan Pemerintah Kota Gorontalo.
"Ini sangat luar biasa ya, jadi lebaran ketupat tidak hanya berpusat di Kabupaten Gorontalo, tapi di Kota Gorontalo juga ada bahkan lebih meriah," terangnya kepada TribunGorontalo.com.(*)