Dugaan Pungli di IAIN Gorontalo
Ketua Panitia Bantah Tudingan Pungli Pengukuhan PPG IAIN Sultan Amai Gorontalo
Ketua Panitia, Siti Rabiatul Adawiyah, menjelaskan bahwa pada dasarnya kegiatan pengukuhan PPG biasanya dilaksanakan secara daring.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-11-03_Rektorat-IAIN-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sebuah keluhan viral di media sosial mengungkap dugaan pungutan liar (pungli) dalam acara Pengukuhan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 2 Tahun 2024 di LPTK IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Keluhan itu pertama kali diunggah akun Facebook Ronal Ashli yang menyoroti sejumlah biaya yang dinilai membebani mahasiswa.
Dalam unggahan tersebut, pengunggah mempertanyakan mengapa seluruh biaya acara pengukuhan harus ditanggung mahasiswa.
Beberapa komponen biaya yang dipersoalkan meliputi cenderamata sebesar Rp200.000 dan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk honor LPTK.
Baca juga: Meliput di Indonesia? Jurnalis Asing Kini Harus Kantongi Izin Polisi