Senin, 9 Maret 2026

Hiu Paus Gorontalo

Langgar Aturan! Pengelola Hiu Paus Gorontalo Tegur Keras Speedboat Masuk Zona Interaksi

Pengelola wisata Hiu Paus Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, menegur sebuah speedboat.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Langgar Aturan! Pengelola Hiu Paus Gorontalo Tegur Keras Speedboat Masuk Zona Interaksi
VideoPengelola
SPEEDBOAT -- Sebuah perahu cepat (speedboat) bertuliskan EDU DIVE diduga langgar aturan interaksi di kawasan Hiu Paus Gorontalo, Kamis (3/4/2025). Pengelola pun menegur keras pengemudi speedboat tersebut. 

TRIBUNGORONTALO.COM, GorontaloPengelola wisata Hiu Paus Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, menegur sebuah speedboat.

Melalui pengeras suara, pengelola menegur pengemudi speedboat itu karena nekat memasuki zona interaksi hiu paus.

Insiden yang terjadi pada Kamis (3/4/2025) ini memicu kekhawatiran karena kehadiran speedboat dapat mengganggu hiu paus.

Bahkan bisa membahayakan wisatawan yang sedang menikmati atraksi wisata tersebut.

Baca juga: Pria Asal Barcelona Terpukau Keindahan Wisata Hiu Paus Botubarani Gorontalo

Wahab Matoka, pengelola wisata Hiu Paus Botubarani, menegaskan bahwa peraturan melarang kapal bermesin memasuki zona interaksi untuk menjaga keberlangsungan habitat hiu paus. 

"Tadi ada speedboat yang melanggar aturan,” ujar Wahab kepada TribunGorontalo.com.

Akibatnya kata dia, pihaknya mendapat teguran dari Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).

"Sebab zona ini tidak boleh dimasuki kapal bermesin," katanya.

Melihat adanya pelanggaran ini, tim pengelola langsung menggunakan pengeras suara untuk menegur speedboat tersebut agar segera keluar dari area terlarang.

“Kami keras menegur (pengemudi speedboat) agar segera keluar,” katanya.

Keberadaan speedboat di zona interaksi sangat berisiko, baik bagi wisatawan maupun hiu paus yang menjadi daya tarik utama wisata ini.

Getaran dan suara mesin dapat mengganggu hiu paus dan berpotensi membuat mereka menjauh dari area tersebut.

Wahab berharap kejadian ini tidak terulang dan semua pihak dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan demi menjaga kelestarian wisata Hiu Paus Botubarani.

Baca juga: Asyik Bersama Teman saat Halal Bihalal, Motor Milik Warga Surabaya Tak Sadar Dicuri Maling

“Aturan ini dibuat bukan tanpa alasan. Kami ingin menjaga keberlanjutan wisata dan habitat hiu paus. Kami harap semua pihak bisa menghormatinya,” tutup Wahab. 

Sesuai Peraturan Direktur Jendereal Pengelolaan Ruang Laut tentang Pedoman Pelaksanaan Wisata Hiu Paus, disebutkan tata cara kegiatan di perahu, yaitu:

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved