Selasa, 3 Maret 2026

Perang Rusia Ukraina

Ukraina dan Rusia Saling Tuduh Langgar Kesepakatan Gencatan Senjata Energi

Sementara itu, Uni Eropa menegaskan tidak akan memenuhi syarat yang diajukan Rusia untuk perjanjian gencatan senjata di Laut Hitam.

Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Ukraina dan Rusia Saling Tuduh Langgar Kesepakatan Gencatan Senjata Energi
Khav
PERANG RUSIA - Petugas pemadam kebakaran memadamkan api setelah serangan pesawat nirawak di Kharkiv, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. 

Meski ada kesepakatan gencatan senjata, serangan terus terjadi.

Semalam, Rusia mengklaim telah menembak jatuh sembilan drone Ukraina, termasuk dua di atas Laut Hitam. 

Selain itu, Moskow menuding Kyiv mencoba menyerang fasilitas penyimpanan gas di Krimea yang diduduki Rusia serta infrastruktur energi di wilayah Kursk dan Bryansk.

Di sisi lain, Ukraina melaporkan 117 serangan drone Rusia pada malam yang sama.

Kota Kryvyi Rih menjadi salah satu target serangan drone terbesar dalam beberapa bulan terakhir.

Zelensky mengecam aksi tersebut dan mendesak Amerika Serikat untuk memperketat sanksi terhadap Rusia.

"Meluncurkan serangan berskala besar setelah negosiasi gencatan senjata adalah sinyal jelas bagi dunia bahwa Moskow tidak berniat mencari perdamaian sejati," tulisnya di platform X.

Sikap Uni Eropa dan Tantangan Keamanan

Sejumlah diplomat menyebut bahwa sebagian besar tuntutan Rusia terkait pencabutan sanksi adalah kebijakan yang ditetapkan oleh Uni Eropa.

Namun, UE menegaskan tidak akan melonggarkan pembatasan selama pasukan Rusia masih berada di Ukraina.

"Akhir dari agresi Rusia yang tidak beralasan dan penarikan tanpa syarat semua pasukan Rusia dari seluruh wilayah Ukraina adalah salah satu syarat utama untuk mengubah atau mencabut sanksi," ujar juru bicara Komisi Eropa.

Di sisi lain, negara-negara Eropa mulai mencari cara lain untuk membantu Ukraina dalam mempertahankan langit, laut, dan perbatasannya, tanpa mengirim pasukan langsung karena kendala politik dan logistik.

Seorang pejabat senior pertahanan Eropa mengatakan bahwa kelanjutan dukungan terhadap Ukraina sangat bergantung pada prospek gencatan senjata, meski ia sendiri pesimistis akan hal tersebut.

Serangan Berlanjut, Perdamaian Kian Samar

Serangan drone Rusia hampir setiap malam telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Ukraina selama berbulan-bulan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved