Perang Rusia Ukraina
Ukraina dan Rusia Saling Tuduh Langgar Kesepakatan Gencatan Senjata Energi
Sementara itu, Uni Eropa menegaskan tidak akan memenuhi syarat yang diajukan Rusia untuk perjanjian gencatan senjata di Laut Hitam.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Ukraina dan Rusia kembali bersitegang setelah saling menuduh telah melanggar kesepakatan gencatan senjata terkait serangan terhadap infrastruktur energi, yang ditengahi oleh Amerika Serikat.
Sementara itu, Uni Eropa menegaskan tidak akan memenuhi syarat yang diajukan Rusia untuk perjanjian gencatan senjata di Laut Hitam.
Pada Rabu (27/3), Ukraina menuding Moskow tidak mampu mengelola keselamatan di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia yang diduduki Rusia, menyusul laporan dugaan tumpahan besar bahan bakar diesel.
Namun, Rusia membantah laporan tersebut dan menyebutnya sebagai berita palsu.
PLTN Zaporizhzhia telah berada di bawah kendali Rusia sejak awal invasi skala penuh pada 2022.
Sejak saat itu, Moskow dan Kyiv terus saling tuduh mengenai serangan yang bisa memicu insiden nuklir berbahaya.
Kesepakatan Gencatan Senjata yang Dipertanyakan
Amerika Serikat mengumumkan adanya kesepakatan terpisah dengan Ukraina dan Rusia untuk menghentikan serangan di Laut Hitam serta terhadap infrastruktur energi masing-masing negara.
Namun, pernyataan dari kedua belah pihak menunjukkan bahwa ketegangan masih jauh dari kata mereda.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengatakan bahwa menurut pihak AS, kesepakatan tersebut mulai berlaku segera setelah diumumkan.
Namun, Kremlin menyatakan bahwa perjanjian di Laut Hitam baru akan berlaku jika bank negara Rusia yang dikenai sanksi dihubungkan kembali ke sistem pembayaran internasional.
Uni Eropa menolak permintaan tersebut dan menegaskan bahwa tidak akan ada pencabutan sanksi hingga Rusia menarik pasukannya dari wilayah Ukraina.
Kremlin mengklaim telah menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi Ukraina sejak 18 Maret lalu.
Namun, pejabat senior Ukraina menyebut bahwa Rusia telah menyerang delapan fasilitas energi sejak tanggal tersebut.
Serangan Drone dan Eskalasi Konflik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PERANG-RUSIA-Petugas-pemadam-kebakaran-memadamkan-api.jpg)