Tumbilotohe Gorontalo
Kota Tengah Gorontalo, jadi Tempat Rekomendasi Melihat Ribuan Lampu Botol Tumbilotohe
Lampu botol Tumbilotohe tradisional ini merupakan warisan budaya Gorontalo yang masih terjaga dengan baik.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Minarti Mansombo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Tumbilotohe-Gorontalo-dshfjsdk.jpg)
Armin menyebutkan bahwa tradisi tumbilotohe sudah banyak dibangun di beberapa wilayah.
Kata Armin agar masyarakat tidak menumpuk di satu tempat saja, bisa memilih menonton tumbilotohe di berbagai lokasi yang berbeda.
Baca juga: Hikmah Ramadan: Merawat Kemabruran Puasa dari Syari’ah ke Hakikat
"Supaya ini jadi rekomendasi agar tidak menumpuk fi satu tempat saja," terangnya.
Diketahui bahwa sebanyak 3.000 lampu botol yang disiapkan pemuda Kelurahan Liluwo untuk Tumbilotohe (malam pasang lampu).
Adan (20), pemuda Kelurahan Liluwo mengatakan telah mempersiapkan lampu botol dari awal Ramadan.
"Kami buat persiapan ini sejak ramadan ketiga, kami semua sudah mulai mempersiapkannya," terangnya.
Adapun botol yang digunakan sebagian dibeli dan sebagian dikumpulkan oleh masyarakat Liluwo.
Anggaran pemasangan 3.000 lampu botol ini disebut berasal dari proposal yang diajukan ke sejumlah pejabat, termasuk Wali Kota Gorontalo.
"Alhamdulilah untuk kegiatan kami ini dibantu juga oleh Bapak Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea," tuturnya.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Besok Selasa 25 Maret 202, BMKG: Terdapat Beberapa Wilayah Berpotensi Hujan Lebat
Untuk mengantisipasi cuaca hujan, penyelenggara sudah menyediakan plastik untuk menutupi lampu.
"Supaya lampu tidak basah dan minyak tanah tidak bercampur air hujan. nantinya akan kami tutupi dengan plastik sumbunya agar tidak basah," jelas Adan.
Sekedar informasi pemasangan lampu tumbilotohe akan dimulai pada Rabu (26/3/2025) hingga Sabtu (29/3/2025).