Debt Collector Keroyok Nasabah
BREAKING NEWS: 6 Debt Collector di Kota Gorontalo Keroyok Nasabah, Motor Ditarik Paksa
Moh Andi Indalan alias Andi (46) menjadi korban pengeroyokan brutal oleh tujuh orang debt collector dari Mandala Multifinance.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Moh-Andi-Indalan-dikeroyok-debt-collector.jpg)
Setelah insiden pemukulan itu, Andi sempat didatangi aparat di kediamannya.
Aparat itu hendak menjemput Andi. Namun ia saat itu tidak berada di rumah.
Keluarga Andi pun takut memberi tahu keberadaan Andi.
"Kami takut beritahu karena jangan sampai Andi dibuat macam-macam," ujar sepupu Andi saat dihubungi TribunGorontalo.com, Selasa (25/3/2025).
Selang beberapa saat kemudian, aparat itu pun pamit pergi entah ke mana.
Andi lantas menghubungi keluarganya di kampung untuk meminta bantuan.
Ia takut perkara yang dialaminya semakin pelik.
Takut hal itu terjadi, Andi dan sepupunya memberanikan diri untuk melaporkan kejadian tersebut ke ke Polresta Gorontalo Kota pada Selasa (25/3/2025) pukul 10.38 Wita.
Kepada polisi, Andi menjelaskan kronologi pemukulan yang dialaminya Senin (24/3/) kemarin.
Ia juga memperlihatkan luka pada lengan akibat berkelahi dengan debt collector.
Andi kemudian diarahkan polisi untuk menjalani visum di Klinik Pratama Polresta Gorontalo Kota sebagai bukti atas dugaan penganiayaan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Mandala Multifinance belum memberikan keterangan resmi terkait kasus ini.
Sementara itu, Polresta Gorontalo Kota tengah menyelidiki kejadian ini.
(TribunGorontalo.com/Arianto Panambang)