Kamis, 5 Maret 2026

Penembakan Polisi di Way Kanan

Fakta Baru Penembakan Polisi di Way Kanan, Korban dan Pelaku Berteman, Konflik Dipicu Setoran?

Fakta ini semakin memperkuat dugaan adanya konflik internal yang dipicu oleh setoran dalam bisnis judi sabung ayam.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Fakta Baru Penembakan Polisi di Way Kanan, Korban dan Pelaku Berteman, Konflik Dipicu Setoran?
KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA
SENJATA DITEMUKAN- Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) II/Sriwijaya Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar saat diwawancarai kompas.com, Kamis (20/3/2025). Kapendam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar, di Palembang, Sumatera Selatan, mengatakan bahwa senjata laras panjang yang sempat dibuang pelaku penembakan tiga polisi di Way Kanan ditemukan. 

Video dari akun @satr1a6_ yang diunggah pada Rabu (19/3/2025) menyebut bahwa Polsek Negara Batin diduga menerima setoran sebesar Rp 1 juta per hari dari arena judi sabung ayam, dengan tambahan uang bensin dan uang rokok sehingga totalnya mencapai Rp 2,5 juta per hari.

Namun, kemudian muncul tuntutan agar setoran ditingkatkan menjadi Rp 20 juta per hari.

Dalam video yang juga beredar di platform X (Twitter), disebutkan bahwa anggota TNI yang diduga mengelola arena judi sabung ayam tidak sanggup memenuhi permintaan setoran tersebut.

Akibatnya, Kapolsek Lusiyanto disebut mengancam akan menggerebek lokasi perjudian jika tuntutan itu tidak dipenuhi.

Baca juga: 2 TNI Tembak Polisi di Lampung Diduga Masalah Setoran, Kapolsek Lusiyanto dan Peltu Lubis Berteman

Kodam II/Sriwijaya menegaskan bahwa investigasi terhadap kasus ini tidak hanya akan menyasar dua anggota TNI yang diduga melakukan penembakan, tetapi juga akan mengungkap keterlibatan pihak lain, termasuk dari kepolisian.

"Kalau terbukti bersalah, dua anggota TNI yang diduga pelaku penembakan itu pasti akan mendapatkan hukuman setimpal. Tapi kami harap, pihak lain yang terlibat juga harus diusut dan diberikan hukuman tegas,” kata Kolonel Eko.

Pihak TNI menduga bahwa aparat kepolisian mengetahui dan terlibat dalam praktik perjudian ini, yang akhirnya menyebabkan tewasnya seorang Kapolsek dan dua anggota Polsek Negara Batin saat melakukan penggerebekan.

Investigasi pun masih berlangsung untuk mengungkap lebih lanjut motif dan pihak-pihak yang terlibat dalam kasus ini.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved