Sabtu, 7 Maret 2026

Warga Bakar Polsek

Warga Geram Bakar Kantor Polsek Gegara ASN yang Dikenal Baik Depresi Dituduh Polisi Curi Handphone

Diketahui seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dikenal baik oleh warga sekitar diduga depresi akibat tuduhan dari pihak polisi mencuri handphone.

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Warga Geram Bakar Kantor Polsek Gegara ASN yang Dikenal Baik Depresi Dituduh Polisi Curi Handphone
Muhamad Syahri Romdhon/kompas TV
ILUSTRASI KEBAKARAN - Aksi warga menggeruduk dan membakar mapolsek menjadi viral di media sosial. Diketahui seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dikenal baik oleh warga sekitar diduga depresi akibat tuduhan dari pihak polisi mencuri handphone. 

TRIBUNGORONTALO.COM-Aksi warga menggeruduk dan membakar mapolsek menjadi viral di media sosial.

Diketahui seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dikenal baik oleh warga sekitar diduga depresi akibat tuduhan dari pihak polisi mencuri handphone.

Akibatnya tetangga pun geram dan tak terima terhadap perlakuan polisi terhadap ASN yang dikenal baik.

Kasubsi Humas Polres Lombok Utara Ipda Made Wiryawan membenarkan adanya peristiwa kericuhan di Polsek Kayangan, namun belum mengetahui penyebab kejadian tersebut.  

Made Wiryawan belum memberi penjelasan terkait pemicu kemarahan warga sampai merusak kantor Polsek Kayangan pada Senin (17/3/2025).

"Iya benar ada kejadian itu (kericuhan), soal penyebabnya kami belum tahu, informasinya masih simpang siur," kata Wiryawan via WhatsApp, Selasa (18/3/2025).

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun Tribun Lombok, insiden ini diduga dipicu kemarahan warga karena ada satu warga mengalami depresi hingga akhiri hidup setelah diperiksa polisi.

Baca juga: Dinas PPPA Provinsi Gorontalo Kawal Kasus Guru SMA Cabuli Siswi

Sore hari sebelumnya, warga atas nama Rizkil Watoni, seorang ASN, staf Bidang Tata Ruang DPUPP-PKP dikabarkan akhiri hidup. 

Diduga dia menghabisi nyawa sendiri karena depresi dituduh mencuri handphone di salah satu toko modern.

Terduga pelaku diduga stres setelah keluar dari tahanan sementara. 

Usai menjalani pemeriksaan di Polsek Kayangan, terduga pelaku pulang dan semakin tertekan sampai nekat menghabisi nyawa sendiri.  

Sebelum akhiri hidup dia sempat bercerita kepada keluarga bahwa dia tidak mencuri, tapi salah ambil barang saat belanja. 

Mendengar cerita ini, warga yang mengenal korban sebagai anak yang baik kemudian melampiaskan kemarahan dengan menyerbu kantor polisi.

Warga menyerang kantor Polsek Kayangan Lombok Utara. Warga juga membakar kendaraan yang ada di markas polisi tersebut. 

Hingga saat ini belum ada keterangan dari pihak kepolisian terkait insiden tersebut. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved