Ramadan 2025

Gema Malam Gebyar Qunut di Batudaa jadi Tradisi Ditunggu-tunggu Warga saat Ramadan

Kegiatan ini menjadi momen spesial bagi masyarakat untuk merayakan pertengahan Ramadan dengan penuh semarak.

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/AgungPanto
Hasan Abas adalah warga yang memanfaatkan malam Qunut Batudaa Gorontalo untuk meraup cuan. 

Reporter: Moh Zulpama Hulopi, Mahasiswa Magang Ilmu Komunikasi UNG

TRIBUNGORONTALO.COM, Kota Gorontalo – Tradisi tahunan Malam Gebyar Qunut kembali digelar di Lapangan Porbat, Desa Payunga, Kecamatan Batudaa, Kota Gorontalo, pada Rabu (12/3/2025).

Kegiatan ini menjadi momen spesial bagi masyarakat untuk merayakan pertengahan Ramadan dengan penuh semarak.

Naki, salah satu panitia penyelenggara, mengungkapkan bahwa persiapan telah dimulai sejak hari kelima Ramadan.

"Untuk persiapan itu sudah dimulai sejak puasa ke-5, jadi 5 Ramadan sudah siap," ujarnya.

Namun, ia mengakui bahwa kendala utama dalam penyelenggaraan acara ini adalah biaya.

Dengan jumlah panitia sekitar 20 orang, mereka harus berkoordinasi secara intens agar acara berjalan lancar. 

"Kami juga melakukan rapat persiapan dengan pedagang dan pengunjung supaya semuanya tertata dengan baik," tambahnya.

Pedagang Ikut Meramaikan Acara

Malam Gebyar Qunut juga menjadi ladang rezeki bagi para pedagang.

Nabil, salah satu penjual, menyatakan bahwa keikutsertaannya bukan sekadar berdagang, tetapi juga untuk meramaikan acara. 

"Saya berjualan di sini karena ingin ikut meramaikan Malam Gebyar Qunut," katanya.

Ia berharap ke depan acara ini bisa lebih besar dan semakin banyak pengunjung yang datang.

Antusiasme Pengunjung: Antara Hiburan dan Tradisi

Salah satu pengunjung, Gunawan, mengaku selalu hadir dalam perayaan ini sejak masa kecilnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved