Berita Gorontalo

Rp 20 Miliar Anggaran Perjalanan Dinas hingga Makan Minum Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dipotong

Dengan penghematan yang signifikan, diharapkan setiap pengeluaran dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas pengel

Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Rp 20 Miliar Anggaran Perjalanan Dinas hingga Makan Minum Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dipotong
FOTO: Herjianto Tangahu, TribunGorontalo.com
EFISIENSI ANGGARAN : Kantor DPRD Provinsi Gorontalo, Rabu (12/3/2025). Sekitar Rp 20 miliar anggaran DPRD Provinsi Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Adanya intruksi efisiensi, DPRD Provinsi Gorontalo mengalami pemangkasan sekitar Rp 20 miliar.

Hal itu menyusul kebijakan yang tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025, serta SE Kemendagri Nomor 900/833/SJ tentang penyesuaian pendapatan dan efisiensi belanja dalam APBD. 

Sekretaris Dewan, Sudarman Samad mengaku jika DPRD Provinsi Gorontalo termasuk lembaga yang tidak luput dari efisiensi anggaran.

Anggaran yang diefisiensikan itu mencakup berbagai jenis kebutuhan. 

Baca juga: 9 Anggota Polda Gorontalo Berpangkat Komisaris Besar Polisi Dimutasi, Berikut Daftarnya

Adapun Item yang mengalami efisiensi di DPRD Provinsi Gorontalo meliputi, perjalanan dinas (perjadis) anggota, alokasi belanja alat tulis kantor (ATK) hingga makan minum.

"Dari total anggaran yang dipangkas sekitar Rp 20 miliar itu, paling banyak untuk perjadis," ungkap Sudarman, Kamis (13/3/2025).

Atas pemangkasan ini, Sudarman menjelaskan beberapa item kegiatan harus disiasati agar penggunaannya tepat dan efektif.

"Misalnya kalau ada pertemuan yang sifatnya koordinasi, kita bisa via zoom," imbuhnya. 

Ramdan Liputo, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Fraksi PKS juga membenarkan adanya pemangkasan anggaran sebesar Rp 20 miliar. 

Ia juga mengaku alokasi anggaran paling banyak dilakukan efisiensi untuk perjadis. 

Bagi Ramdan, efisiensi tersebut tidak jadi persoalan jika penggunaannya tepat sasaran. 

"Apalagi ini intruksi jelas dari pemerintah pusat, juga termasuk perintah dari DPP PKS," tukasnya. 

Item yang paling dirasakan usai efisiensi ini adalah kegiatan reses. 

Pasalnya juga ada kegiatan pendukung reses lainnya yang mengalami efisiensi. 

Biasanya kata Ramdan, masyarakat sangat antusias ikut reses karena ada alokasi perjadis. 

Baca juga: DPRD Provinsi Gorontalo Kena Efisiensi Anggaran Rp 20 Miliar, Paling Besar Perjalanan Dinas 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved