Kamis, 19 Maret 2026

Ramadan 2025

Daftar Harga Gorden di Kota Gorontalo, Sejumlah Pedagang Alami Peningkatan Omzet saat Ramadan

Menjelang Idulfitri 1446 H, masyarakat umumnya mulai mempersiapkan diri kebutuhan rumah tangga mereka.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Daftar Harga Gorden di Kota Gorontalo, Sejumlah Pedagang Alami Peningkatan Omzet saat Ramadan
Mawar Hardiknas Tasya Datunsolang/Peserta Magang Universitas Negeri Gorontalo
HARGA GORDEN - Potret penjual gorden di Kota Gorontalo. Sejumlah pedagang mengalami peningkatan omzet saat Ramadan. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Menjelang Idulfitri 1446 H, masyarakat umumnya mulai mempersiapkan diri kebutuhan rumah tangga mereka.

Salah satunya adalah mempercantik rumah dengan gorden baru. 

Sejumlah penjual gorden di Kota Gorontalo mulai merasakan dampaknya.

Arman Igrisa (41), pedagang gorden di Jalan HB Jassin, mengaku bahwa penjualan gorden selama Ramadan meningkat meski tidak signifikan.

Arman telah berjualan gorden sejak tahun 2010. Ia hanya berjualan setiap Ramadan. 

Omzet diperoleh berkisar antara Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu per bulan.

Arman menjual berbagai motif gorden, ada pula polos. Harga gorden dijual mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu. 

Arman mengatakan bahwa gorden miliknya diminati oleh pembeli, baik gorden bermotif maupun polos. 

Peningkatan jumlah pembeli juga dirasakan Fahrul Lamusu (28).

Fahrul mengatakan penjualan gorden selama Ramadan meningkat signifikan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Pria yang berjualan gorden selama 4 tahun di Jl Pangeran Hidayat ini menyebut omzetnya mencapai jutaan rupiah.

"Saat hari biasa, omzet saya berkisar antara Rp 450 ribu hingga Rp 500 ribu. Tapi saat Ramadan, omzet saya mencapai lebih dari Rp 2 juta," kata Fahrul.

Harga gorden dijual Fahrul bervariasi, mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 150 ribu.

Gorden miliknya dipesan langsung dari Surabaya. 

Baca juga: Gubernur Gorontalo Proyeksi Program Taksi Nelayan, Sekali Melaut Potensi Pendapatan Rp 1,7 Juta

Gorden yang paling diminati oleh pembeli adalah gorden yang bermotif. 

Para pelanggan di lapak Fahrul kebanyakan membeli gorden sepaket daripada satuan.

Fahrul diketahui menyediakan tombak gorden (rail) yang dijual dengan harga Rp 125 ribu dengan ukuran 6 meter. 

Fahrul berharap dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dengan gorden berkualitas dan harga terjangkau.

Lonjakan pembeli pun dialami Arifin Polapa (30). Meski baru setahun berjualan, permintaan meningkat di pertengahan bulan Ramadhan. 

"Saat ini masih sepi tapi biasanya di pertengahan Ramadhan permintaan mulai naik," ujarnya.

Arifin membuka usahanya di Jl Achmad A Wahab, Desa Luhu, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.

Ia mengungkapkan bahwa mereka biasa menjahit gorden sendiri sesuai pesanan pelanggan. 

Gorden polos dijual seharga Rp 125 ribu per meter, sedangkan gorden termurah dijual seharga Rp 50 ribu per meter. 

Adapun harga gorden lainnya bervariasi, dengan harga tertinggi mencapai Rp 145 ribu per meter.

Meskipun saat ini penjualan masih cenderung sepi, Arifin optimis bahwa permintaan akan meningkat mendekati Idulfitri

"Biasanya, semakin dekat Lebaran, semakin banyak orang yang membeli gorden baru untuk mempercantik rumah mereka," tutupnya.

 


(TribunGorontalo.com/Peserta magang Universitas Negeri Gorontalo)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved