Berita Viral
Tragis! Bocah 4 Tahun Tewas Disiksa dan Dibakar Ibu Kandung, Sang Ayah Ungkap Pesan Haru
Lebih memilukan lagi, setelah nyawa sang bocah melayang, jasadnya dibakar dalam sebuah tong pada tahun 2020 sebagaimana dikutip dari worldofbuzz.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PEMBUNUHAN-TRAGIS-Kenangan-Megan-bersama-ayahnya.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Tragedi mengerikan menimpa seorang bocah perempuan berusia 4 tahun, Megan Khung.
Bocah ini mengalami penyiksaan brutal hingga tewas di tangan ibu kandungnya dan sang kekasih. Adapun kejadian ini di Singapura.
Lebih memilukan lagi, setelah nyawa sang bocah melayang, jasadnya dibakar dalam sebuah tong pada tahun 2020 sebagaimana dikutip dari worldofbuzz.com.
Baru-baru ini, ayah biologis Megan, Simon, mengunggah sebuah postingan emosional di akun Instagram pribadinya @simonboyyyyyyy.
Baca juga: Ipar Adalah Maut : Gegara Harta Warisan, Adik Ipar di Blora Racuni Kaka Ipar dan Anak hingga Tewas
Dalam unggahan tersebut, ia membagikan video yang dibuatnya untuk mengenang Megan pada tahun 2022, tepat dua tahun setelah kepergian putrinya.
Yang mengejutkan, Simon mengungkapkan bahwa ia telah memaafkan mantan istrinya, Foo, atas tindakan keji yang dilakukan terhadap Megan.
“Dan ya, Megan, aku telah memaafkan ibumu. Aku tahu ini yang kamu inginkan dan harapkan.”
“Jangan khawatir tentang kami. Pergilah dan bersenang-senanglah bersama Tuhan Yesus sekarang. Terbanglah tinggi, sayang.”
Dalam video tersebut, Simon terlihat kembali ke kebiasaan lamanya merokok—sesuatu yang sebelumnya ia tinggalkan demi Megan.
Baca juga: Anak 7 Tahun di Grobogan Jawa Tengah Viral Rela Tak Sekolah Demi Urusi Ibunya yang ODGJ
Namun, setelah merenung, ia memutuskan untuk tidak kembali menjadi perokok berat, sesuai dengan misinya saat ini: mengatakan tidak pada narkoba.
“Aku akan menggunakan apa pun yang tersisa untuk membantu para ayah lainnya agar tidak kehilangan anak mereka. Aku akan menjadi duta gerakan #saynotodrugs hingga napas terakhirku,” tulis Simon di postingannya.
Simon terakhir kali melihat Megan pada tahun 2017, sebelum ia menjalani hukuman tiga tahun di pusat rehabilitasi narkoba.
Sementara itu, Foo dan kekasihnya juga diketahui terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.
Foo dan Simon menikah pada 2015, tetapi hubungan mereka kandas di tahun yang sama.
Polisi menangkap Foo dan kekasihnya pada Juli 2020, dua bulan setelah pembakaran jasad Megan.
Penangkapan ini dilakukan setelah Simon melaporkan kekhawatirannya kepada polisi tentang keselamatan putrinya.
Foo dan pasangannya akhirnya mengakui semua perbuatan mereka dan menerima tuntutan hukum.
Kata-Kata Terakhir yang Mengiris Hati
Terlepas dari kekerasan yang dialaminya, kata-kata terakhir Megan kepada ibunya sebelum meninggal sangatlah memilukan:
“Maafkan aku, Mummy.”
Kisah tragis ini menjadi pengingat betapa pentingnya perlindungan bagi anak-anak dari lingkungan yang penuh kekerasan.
Simon kini bertekad mengubah hidupnya dan memperjuangkan kehidupan anak-anak lain agar tidak mengalami nasib yang sama seperti Megan.(*)
| Viral! Dua Gadis Tunarungu Lolos Kerja di Matahari, Ternyata Saudari Kembar, Banjir Dukungan |
|
|---|
| Viral Curi Uang Pedagang Nasi Uduk, Pria di Bekasi Dibekuk Polisi |
|
|---|
| DPR Turun Tangan, PHK Karyawan Mie Sedaap Resmi Disetop |
|
|---|
| Bayi 6 Bulan Meninggal, Keluarga Salahkan Puskesmas: Tabung Oksigen Kosong, Ambulans tak Ada |
|
|---|
| Anak jadi Korban Kekerasan Pacar sang Ibu saat Check In di Hotel |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.