Universitas Negeri Gorontalo
Mahasiswa Kedokteran UNG Riset Cara Belajar Efektif Mata Kuliah Organ Tubuh Manusia
Dengan temuan ini, Kuni berharap lebih banyak mahasiswa kedokteran dapat mengoptimalkan cara belajarnya dan menghadapi praktikum Histologi dengan lebi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/MAHASISWA-GORONTALO-Kuni-Zakiyyah-Sumargo-melakukan-penelitian.jpg)
Kemampuan mereka dalam menginterpretasikan gambar jaringan dengan cepat memberikan keunggulan dibandingkan dengan gaya belajar lainnya.
Namun, bukan berarti gaya belajar auditori dan kinestetik tidak bisa sukses.
Mahasiswa dengan gaya belajar auditori dapat memaksimalkan pemahaman mereka dengan fokus mendengarkan penjelasan dosen dan mendiskusikan materi dengan teman.
Sementara itu, mahasiswa kinestetik bisa lebih memahami materi dengan menggambar ulang jaringan atau menjelaskan konsep kepada orang lain.
Pesan dari Kuni: Kenali Gaya Belajarmu!
Dalam wawancara yang dilakukan pada Rabu (26/02/2025), Kuni menekankan pentingnya memahami gaya belajar masing-masing agar dapat meraih hasil terbaik dalam studi kedokteran.
“Setiap orang punya cara belajar yang berbeda-beda. Yang penting, kita tahu cara belajar yang paling pas untuk diri kita sendiri,” ujarnya.
Lebih dari sekadar membantu mahasiswa meraih nilai yang lebih baik, penelitian ini juga memberikan wawasan bagi para dosen dalam merancang metode pengajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.
Tak hanya itu, hasil penelitian Kuni juga telah dipublikasikan dalam jurnal akademik pada tahun 2023, memberikan kontribusi berharga bagi dunia pendidikan kedokteran.
Dengan temuan ini, Kuni berharap lebih banyak mahasiswa kedokteran dapat mengoptimalkan cara belajarnya dan menghadapi praktikum Histologi dengan lebih percaya diri. (*)