Universitas Negeri Gorontalo
Mahasiswa Kedokteran UNG Riset Cara Belajar Efektif Mata Kuliah Organ Tubuh Manusia
Dengan temuan ini, Kuni berharap lebih banyak mahasiswa kedokteran dapat mengoptimalkan cara belajarnya dan menghadapi praktikum Histologi dengan lebi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/MAHASISWA-GORONTALO-Kuni-Zakiyyah-Sumargo-melakukan-penelitian.jpg)
Penulis: Sulistia umar Ontalu, Mahasiswa Magang Ilmu Komunikasi UNG
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Ada temuan menarik dari mahasiswa Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Temuan itu dipublikasi seorang mahasiswa bernama Kuni Zakiyyah Sumargo.
Ia berhasil menemukan cara belajar paling efektif untuk mendapatkan nilai tinggi dalam praktikum Histologi.
Temuan ini ia jadikan penelitian berjudul “Comparison of Histology Practicum Exam Results Based on The Learning Style of Medical Students”, yang diselesaikan pada tahun 2024 di bawah bimbingan Abdi Dzul Ikram Hasanuddin, & Biomed.
Mengupas Pengaruh Gaya Belajar terhadap Nilai Praktikum
Histologi adalah cabang ilmu kedokteran yang mempelajari jaringan tubuh manusia dengan menggunakan mikroskop.
Mata kuliah ini terkenal menantang, karena mahasiswa harus mampu mengenali struktur jaringan secara detail.
Kuni pun penasaran, apakah gaya belajar mahasiswa berpengaruh terhadap nilai mereka dalam praktikum ini.
Dalam penelitiannya, Kuni membagi 42 mahasiswa menjadi tiga kelompok berdasarkan gaya belajar mereka.
Mahasiswa yang lebih mudah memahami materi melalui gambar dan tampilan visual sebanyak 18 orang.
Lalu mahasiswa yang lebih efektif belajar dengan mendengarkan sebanyak 23 orang.
Mahasiswa yang lebih mudah memahami materi melalui gerakan dan praktik langsung sebanyak 1 orang.
Setelah dilakukan analisis, hasilnya cukup mencolok. Mahasiswa dengan gaya belajar visual mencatat rata-rata nilai tertinggi, yaitu 66.
Hal ini masuk akal, karena dalam praktikum Histologi, mahasiswa lebih banyak berinteraksi dengan gambar jaringan yang diamati melalui mikroskop.