Tribun UMKM
Kisah Maswia Pedagang Bahan Pokok di Pasar Liluwo Gorontalo, 16 Tahun Berjualan
Maswia (42) membagikan cerita pengalamannya berjualan selama 16 tahun di Kota Gorontalo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-Maswia-melayani-pembeli.jpg)
"Tapi alhamdulillah, meskipun begitu, tetap ada pemasukan. Biasanya rezeki datang dari pelanggan lain," jelasnya.
Untuk mendapatkan stok dagangan, Maswia mengandalkan pasar Telaga. Ita membeli barang sesuai jumlah kebutuhan pelanggan.
Sebagai pedagang yang telah lama berjualan, Maswia berharap agar pasar Liluwo lebih ramai.
Kata Maswia, saat ini banyak pedagang memilih berjualan di bahu jalan akibat menurunnya pengunjung pasar.
Berikut rincian bahan pokok yang dijual Maswia di pasar Liluwo, Kota Tengah:
- Bawang merah dijual seharga Rp 42.000 per kilogram.
- Bawang putih dijual seharga Rp 46.000 per kilogram
- Beras berbagai jenis dijual kisaran Rp 12.000 hingga Rp 13.000 per kilogram
Baca juga: Mince Nani Cerita Awal Mula Kelola Pantai Wisata Bahari Gorontalo
Menurut Maswia, harga bawang putih dan bawang merah naik harganya karena sudah dipilih kualitas terbaik dan bersih.
Puluhan tahun berjualan membuat Maswia lebih memahami usaha perdagangan tidak selalu membawa keuntungan besar.
Dengan semangat dan ketekunan, ia terus menjalankan usahanya dengan harapan pasar bisa kembali ramai dan pendapatannya semakin stabil.