Sabtu, 14 Maret 2026

Tribun UMKM

Kisah Maswia Pedagang Bahan Pokok di Pasar Liluwo Gorontalo, 16 Tahun Berjualan

Maswia (42) membagikan cerita pengalamannya berjualan selama 16 tahun di Kota Gorontalo.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Kisah Maswia Pedagang Bahan Pokok di Pasar Liluwo Gorontalo, 16 Tahun Berjualan
Mawar Datunsolang/Mahasiswa Magang TribunGorontalo.com
PENJUAL BAWANG: Potret Maswia melayani pembeli di pasar Liluwo, Kota Gorontalo, Selasa (4/3/2025). Maswia bercerita tentang pengalamannya 16 tahun berjualan di Kota Gorontalo. 

"Tapi alhamdulillah, meskipun begitu, tetap ada pemasukan. Biasanya rezeki datang dari pelanggan lain," jelasnya.

Untuk mendapatkan stok dagangan, Maswia mengandalkan pasar Telaga. Ita membeli barang sesuai jumlah kebutuhan pelanggan.

Sebagai pedagang yang telah lama berjualan, Maswia berharap agar pasar Liluwo lebih ramai. 

Kata Maswia, saat ini banyak pedagang memilih berjualan di bahu jalan akibat menurunnya pengunjung pasar.

Berikut rincian bahan pokok yang dijual Maswia di pasar Liluwo, Kota Tengah:

- Bawang merah dijual seharga Rp 42.000 per kilogram.

- Bawang putih dijual seharga Rp 46.000 per kilogram

- Beras berbagai jenis dijual kisaran Rp 12.000 hingga Rp 13.000 per kilogram

Baca juga: Mince Nani Cerita Awal Mula Kelola Pantai Wisata Bahari Gorontalo

Menurut Maswia, harga bawang putih dan bawang merah naik harganya karena sudah dipilih kualitas terbaik dan bersih.

Puluhan tahun berjualan membuat Maswia lebih memahami usaha perdagangan tidak selalu membawa keuntungan besar. 

Dengan semangat dan ketekunan, ia terus menjalankan usahanya dengan harapan pasar bisa kembali ramai dan pendapatannya semakin stabil.

 


(Mawar Datunsolang, Mahasiswa Magang Universitas Negeri Gorontalo)
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved