Kamis, 26 Maret 2026

Universitas Negeri Gorontalo

Sahrul Lagala Alumnus UNG Gorontalo Cerita Masa Kuliah, Kerja Sampingan jadi Sopir hingga Fotografer

Sahrul Lagala (23) alumnus mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo bercerita tentang masa-masa kuliahnya.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Sahrul Lagala Alumnus UNG Gorontalo Cerita Masa Kuliah, Kerja Sampingan jadi Sopir hingga Fotografer
Sri Yolanda Tangahu/Mahasiswa Magang TribunGorontalo.com
MAHASISWA WISUDA: Foto Sahrul Lagala saat ditemui di gedung rektorat IAIN Sultan Amai Gorontalo, Rabu (26/2/2025). Sahrul menjadi fotografer bayaran. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Sahrul Lagala (23) alumnus mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo bercerita tentang masa-masa kuliahnya.

Sahrul baru saja menyelesaikan S-1 Statistika pada Selasa (25/2/2025).

Pria kelahiran 2001 ini lulus dengan predikat memuaskan yakni IPK 3,38.

Meski lulus dengan jangka waktu 5 tahun 3 bulan, Sahrul bertekad untuk menyelesaikan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa.

Ia kembali mengumpulkan semangatnya dan menyelesaikan segala tugas perkuliahan.

Sahrul mengatakan alasan utama kuliahnya tertunda adalah malas mengerjakan tugas akhir (skripsi).

Selain itu, Sahrul terkendala biaya kuliah.

Baca juga: Alkaf Prayoga Cerita Pengalaman Kuliah di IAIN Gorontalo, Belajar Jadi Penyiar Radio

Oleh karenanya, ia memilih bekerja sampingan sebagai sopir. Juga bekerja di toko mebel hingga fotografer bayaran.

Terlepas dari itu semua, Sahrul mengaku berkeinginan melanjutkan pendidikan S-2.

Tapi, ia memilih untuk bekerja terlebih dahulu.

Ayah Sahrul bekerja sebagai petani, sementara ibunya adalah seorang guru.

"Kemauan untuk lanjut ke S-2 pasti ada, tapi saya memilih untuk bekerja terlebih dahulu karena kalau kita tidak bekerja dan berpenghasilan, semuanya tidak akan terwujud”, ucap Sahrul saat ditemui TribunGorontalo.com, pada Rabu (25/2/2025).

Sahrul pun berpesan kepada para mahasiswa yang sekarang sedang berjuang di kampus.

“Kunci untuk mencapai tujuan, jangan pernah terlena dengan kehidupan yang ada di kota atau dengan lingkungan sekitar. Fokus pada tujuan yang kita inginkan, fokus dengan proses yang kita jalankan," ujar Sahrul.

"Karena jika tujuan kita hanya untuk bersenang-senang tanpa memikirkan ke depannya maka hasilnya juga pasti tidak akan sempurna," tandasnya. (*)

 

(Sri Yolanda Tangahu/Mahasiswa Magang TribunGorontalo.com)
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved