Jumat, 6 Maret 2026

Universitas Negeri Gorontalo

Ni Luh Putu Desi Parwati Penjual Buket di Kota Gorontalo, Raup Omzet Rp 6 Juta per Bulan

Saat ditemui TribunGorontalo.com, wanita akrab disapa Ni Luh ini tengah sibuk melayani pembeli di Universitas Negeri Gorontalo (UNG)

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Ni Luh Putu Desi Parwati Penjual Buket di Kota Gorontalo, Raup Omzet Rp 6 Juta per Bulan
Inayah Mokodongan/ Mahasiswa Magang TribunGorontalo.com
PENJUAL BUKET: Ni Luh Putu Desi Parwati (mengenakan topi merah) penjual buket di kawasan auditorium Universitas Negeri Gorontalo, Selasa (25/2/2025). Ni Luh bercerita awal mula menjalani bisnis buket. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Ni Luh Putu Desi Parwati (24) merupakan penjual buket di Kota Gorontalo.

Saat ditemui TribunGorontalo.com, wanita akrab disapa Ni Luh ini tengah sibuk melayani pembeli di Universitas Negeri Gorontalo (UNG), pada Selasa (25/2/2025).

Ni Luh tampak menawarkan buket untuk para mahasiswa yang diwisuda di kawasan auditorium UNG.

Ia mulai berjualan di tempat itu sekira pukul 07.00 WITA.

Ni Luh mengaku tinggal di perumahan Graha Misfalah, Jalan Arif Rahman Hakim, Kota Gorontalo.

Diceritakan Ni Luh, awal mula dirinya belajar pembuatan buket bersama teman-temannya.

"Awal jualan, saya masih ada rekan enam orang dan kami belajar buat buket bersama" bebernya.

Ia memanfaatkan platform YouTube untuk belajar pembuatan buket.

"Untuk belajar buat buket kami lihat tutorial di YouTube," ucap Ni Luh.

Ia tertarik karena menurutnya peluang usaha buket masih jarang ditekuni oleh masyarakat Gorontalo.

"Waktu masih kuliah, kan saya lihat masih sedikit yang jualan buket. Terus punya ide jualan buket, terlebih orang wisudah kan pasti carinya buket," jelas Ni Luh.

Baca juga: Profil Ridwan Yasin, Calon Bupati Gorontalo Utara yang Didiskualifikasi MK karena Status Terpidana

Di sisi lain, Ni Luh mengaku kesulitan mencari pekerjaan di Gorontalo. 

"Waktu awal lulus kuliah kan masih susah cari kerja. Saya pun memiliki keperluan hidup, makanya saya berusaha untuk melanjutkan usaha buket saya saja agar bisa dapat penghasilan," tuturnya.

Adapun alat dan bahan pembuatan buket dipesan lewat toko online.

"Untuk bahan dan alat buat buket kami pesan di Shopee, supaya lebih murah, kan kalau di sini sedikit mahal," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved