Human Interest Story
Cerita Asna Penjual Es Kelapa Muda di Gorontalo Utara, Mampu Sekolahkan Anaknya hingga Sarjana
Asna memiliki empat orang anak di mana anak pertamanya telah berkeluarga. Anak keduanya kini telah bergelar sarjana dan telah bekerja
Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dsfhry.jpg)
Sedangkan anak ketiga dan keempatnya masih duduk di bangku sekolah.
Baca juga: Cerita Khoerul Anwar Awal Mula Rintis Es Teler Bang Dhio di Kota Gorontalo
Hal tersebut membuatnya untuk memanfaatkan peluang lapak yang kosong untuk dijadikan sebagai usaha tambahan.
Kata Asna, anak keduanya pun saat ini telah meraih gelar sarjana.
Ia pun bersyukur dengan hal itu.
Es kelapa muda yang dijualnya dibanderol dengan harga Rp7 ribu per porsinya.
Sehingga dalam sehari dirinya bisa memperoleh keuntungan kotor sekira Rp300 ribu.
Namun, pendapatan tersebut tidaklah menetap.
Sebab, jika turun hujan, pendapatannya akan menurun.
Baca juga: Penjual Es Kelapa Muda di Gorontalo Bagikan Tips Racik Es Kelapa Muda yang Nikmat
Asna berkata jualannya paling banyak dibeli oleh orang yang berolahraga lari pagi dan sore, mereka selalu mampir untuk minum es kelapa muda.
"Saat hari Sabtu dan Minggu itu pendapatan saya meningkat drastis sebab jalan bypas ramai orang joging," ucapnya.
Meski bisnisnya sederhana, Asna merasa bangga dengan usahanya.
Asna mengaku belum pernah menerima bantuan UMKM, semuanya hanya modal sendiri yang putar, ia berharap pemerintah bisa meperhatikan para pedagang kecil.
"Saya cuma ingin dagangan ini terus berjalan, jadi rezeki untuk keluarga. Kalau orang puas, itu sudah cukup buat saya," tutupnya. (*)