Jumat, 20 Maret 2026

Human Interest Story

Cerita Asna Penjual Es Kelapa Muda di Gorontalo Utara, Mampu Sekolahkan Anaknya hingga Sarjana

Asna memiliki empat orang anak di mana anak pertamanya telah berkeluarga. Anak keduanya kini telah bergelar sarjana dan telah bekerja

Tayang:
Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Cerita Asna Penjual Es Kelapa Muda di Gorontalo Utara, Mampu Sekolahkan Anaknya hingga Sarjana
TribunGorontalo.com/Efriet Mukmin
ES KELAPA MUDA - Asna Polapa bersama anaknya sedang melayani pembeli es kelapa muda di Jalan Bypass, Desa Cisadane, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Sabtu (22/2/2025). Dengan usahanya, Asna mampu menyekolahkan anaknya hingga mendapatkan gelar sarjana. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Di bawah terik matahari sore hari di Kabupaten Gorontalo Utara, ada salah satu penjual es kelapa muda.

Penjual es kelapa muda ini jauh dari keramaian.

Bahkan warungnya pun tak sebesar dan sebagus penjual es kelapa muda lainnya.

Lapak itu berada di Jalan Bypass Desa Cisadane, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

Baca juga: Cerita Sinta Dewi Ginoga Dosen Gorontalo Berusia 26 Tahun, Kiat Jadi Pengajar Profesional

Meskipun jauh dari keramaian, Asna Polapa, penjual es kelapa muda ini meyakini bahwa rezeki sudah ada pengaturnya.

Sehingga, dia tak risau jika warungnya berada di tempat yang sepi.

Sebab, Asna yakin di mana pun tempatnya pasti ada pembeli di situ.

"Setiap pagi saya pastikan kelapa yang dijual benar-benar segar, biar pembeli puas," kata Asna, sambil membelah kelapa.

Kata Asna, awal mula dibukanya lapak usaha es kelapa muda miliknya ini, dia hanya sekadar coba-coba.

Asna mengakui jika dirinya tak memiliki keahlian untuk meracik es kelapa muda.

Baca juga: Cerita Fajar Nur Cahyo Mahasiswa UNG  Rintis Bisnis Tempat Print dan Kedai Es Teh

Namun, Asna bersyukur masih ada yang membeli es kelapa muda miliknya itu.

Lapak milik Asna pun sebenarnya bukan miliknya, hanya saja pemilik lapak itu telah pergi dan sudah tak berjualan.

Sehingga Asna pun menumpang di warung sederhana tersebut untuk meraup cuan setiap harinya.

"Sebenarnya ini lapak bukan milik saya, tetapi orang lain, dulu mereka jualan di sini dan gandeng listrik di rumah saya, namun mereka sudah pergi, akhirnya pun saya mencoba menjual es kelapa mudah," ujar Asna Kepada TribunGorontalo.com Sabtu (22/2/2025).

Asna memiliki empat orang anak di mana anak pertamanya telah berkeluarga.

Sedangkan anak ketiga dan keempatnya masih duduk di bangku sekolah.

Baca juga: Cerita Khoerul Anwar Awal Mula Rintis Es Teler Bang Dhio di Kota Gorontalo

Hal tersebut membuatnya untuk memanfaatkan peluang lapak yang kosong untuk dijadikan sebagai usaha tambahan.

Kata Asna, anak keduanya pun saat ini telah meraih gelar sarjana.

Ia pun bersyukur dengan hal itu.

Es kelapa muda yang dijualnya dibanderol dengan harga Rp7 ribu per porsinya.

Sehingga dalam sehari dirinya bisa memperoleh keuntungan kotor sekira Rp300 ribu.

Namun, pendapatan tersebut tidaklah menetap.

Sebab, jika turun hujan, pendapatannya akan menurun.

Baca juga: Penjual Es Kelapa Muda di Gorontalo Bagikan Tips Racik Es Kelapa Muda yang Nikmat

Asna berkata jualannya paling banyak dibeli oleh orang yang berolahraga lari pagi dan sore, mereka selalu mampir untuk minum es kelapa muda.

"Saat hari Sabtu dan Minggu itu pendapatan saya meningkat drastis sebab jalan bypas ramai orang joging," ucapnya.

Meski bisnisnya sederhana, Asna merasa bangga dengan usahanya.

Asna mengaku belum pernah menerima bantuan UMKM, semuanya hanya modal sendiri yang putar, ia berharap pemerintah bisa meperhatikan para pedagang kecil.

"Saya cuma ingin dagangan ini terus berjalan, jadi rezeki untuk keluarga. Kalau orang puas, itu sudah cukup buat saya," tutupnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved