Pemkab Gorontalo Utara
Bupati Gorut Thariq Modanggu Hadiri Sidang Adat Tonggeyamo, Tradisi Penentuan Idulfitri 1 Syawal
Pemkab Gorontalo Utara Gelar Sidang Adat Tonggeyamo, Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bupati-Gorontalo-Utara-Gorut-Thariq-Modanggu-ffferfeteryttryhtrh.jpg)
Ringkasan Berita:
- Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu menghadiri sidang adat Tonggeyamo
- Thariq Modanggu mengatakan bahwa Tonggeyamo bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari pelestarian budaya kearifan lokal
TRIBUNGORONTALO.COM - Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Thariq Modanggu menghadiri sidang adat Tonggeyamo, pada Kamis (19/03/2026) malam.
Tonggeyamo merupakan tradisi adat Gorontalo yang bermakna musyawarah atau pertemuan resmi antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat.
Tonggeyamo tidak hanya menjadi forum silaturahmi, tetapi juga wadah penyampaian pesan-pesan penting pemerintah kepada masyarakat, khususnya menjelang momentum keagamaan.
Tradisi ini sarat nilai kebersamaan, persatuan, serta penghormatan terhadap adat dan budaya lokal yang masih dijaga hingga kini.
Sidang adat Tonggeyamo untuk menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah.
Prosesi adat ini berlangsung khidmat di Tolopani Room Rumah Dinas Jabatan Bupati Gorontalo Utara.
Acara diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Gorontalo Utara.
Selain itu, hadir Kepala Kementerian Agama RI Gorontalo Utara, Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Gorontalo Utara, Ketua Lembaga Adat, Para Asisten, Para Pimpinan OPD, Tuan Khadi, Bate Gorontalo Utara serta tokoh agama.
Bupati Gorut Thariq Modanggu mengatakan bahwa Tonggeyamo bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari pelestarian budaya kearifan lokal yang menjadi panduan masyarakat dalam menjalankan ibadah.
Prosesi adat ini dilaksanakan sejalan dengan sidang Isbat nasional yang digelar Kementerian Agama RI. Berdasarkan hasil sidang isbat nasional, Pemerintah Daerah bersama pemangku adat menyepakati bahwa Hari Raya Idulfitri 1447 H jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026.
Setelah mengikuti pemantauan hilal secara virtual bersama pemerintah pusat, Pemerintah mengumumkan bahwa Idulfitri 1 Syawal 1447 H secara resmi jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026.
"Malam ini melalui Tonggeyamo, kita sampaikan secara resmi kepada seluruh masyarakat Gorontalo Utara bahwa puasa Ramadan tahun ini digenapkan menjadi 30 hari. Oleh karena itu, 1 Syawal jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026 ," ujar Bupati.
Penetapan ini merujuk pada siding Isbat Kementerian Agama RI yang menyatakan bahwa posisi hilal di titik pemantauan belum memenuhi kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS). ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.
Bupati Gorut Thariq Modanggu mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan karena adanya perbedaan dalam penentuan hari raya Idulfitri 1447 H,
"Mari kita jadikan momentum Idulfitri ini untuk mempererat tali silaturahmi dan menjaga kerukunan di bumi Gorontalo Utara ini serta mengharapkan Ridho dari Allah SWT," tambahnya. (***/Pemkab)
| Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu Tutup Tadarus Ramahan |
|
|---|
| Bupati Gorut Thariq Modanggu Pasang Lampu Tumbilotohe di Depan Rumah Dinas |
|
|---|
| Bupati Gorut Thariq Modanggu Terima Kunjungan Kerja Anggota DPR RI Rachmat Gobel |
|
|---|
| Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu Resmi Buka MTQ XXII di Kecamatan Anggrek |
|
|---|
| Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu Gelar Safari Ramadan di Tolango Anggrek |
|
|---|