Terkait Dugaan
Diduga Intimidasi Band Sukatani, Anggota Ditreskrimsus Polda Jateng Kini Diperiksa Polri
Pemeriksaan ini menyusul dugaan intimidasi terhadap band Sukatani yang mencuat akibat lagu kritis mereka berjudul Bayar Bayar Bayar.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/FAKTA-BAND-SUKATANI-Potret-band-Sukatani-diambil-dari-Instagram-pada-Jumat-2122025.jpg)
"Kami bertemu mereka di Banyuwangi setelah mereka konser di Bali. Jika hanya melalui komunikasi telepon, pembahasan kurang maksimal, sehingga kami sepakat bertemu langsung," ujar Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, Jumat (21/2/2025).
Menurut Artanto, pertemuan tersebut hanya bertujuan untuk memahami maksud lagu yang mereka buat.
Setelah menyadari bahwa lagu tersebut hanya bersifat kritik, polisi tidak melanjutkan permasalahan lebih jauh.
Isu Klarifikasi dan Penghapusan Topeng: Polisi Membantah Intervensi
Tak lama setelah pertemuan, video klarifikasi dari band Sukatani beredar luas di media sosial. Hal ini memicu spekulasi bahwa mereka ditekan oleh pihak kepolisian.
Namun, Artanto membantah adanya intervensi dalam pembuatan video tersebut.
"Tidak ada tekanan dari kami. Video klarifikasi itu murni inisiatif mereka sendiri sebagai bentuk tanggung jawab atas kritik yang mereka sampaikan," tegasnya.
Selain itu, Artanto juga menepis dugaan bahwa pihak kepolisian memaksa anggota band Sukatani untuk melepas topeng ikonik mereka.
"Tidak ada yang memaksa mereka membuka topeng," katanya.
Setelah klarifikasi dari band Sukatani, hasil pertemuan dengan Polda Jateng pun dilaporkan ke Mabes Polri.
Namun, Artanto tidak memberikan jawaban pasti apakah klarifikasi tersebut merupakan instruksi dari Mabes Polri atau inisiatif Polda Jateng sendiri.
"Kami tetap berkoordinasi dengan Mabes Polri dan melaporkan perkembangan situasi ini," pungkasnya.
(*)
| 2 PNS Kakak Beradik Asal Gorontalo Korban Kecelakaan di Minahasa Selatan Akan Dimakamkan Minggu Pagi |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Kota Gorontalo Hari Ini Sabtu, 14 Maret 2026 Beserta Doa Berbuka Puasa |
|
|---|
| Polisi Muda di Gorontalo Ini Jualan Siomay Pakai Bentor, Omzet Bisa Jutaan per Malam |
|
|---|
| Sosok Fanni dan Yessi Dua Korban Meninggal Kecelakan di Minsel, Tetangga: Ramah dan Suka Menyapa |
|
|---|
| Suasana Rumah Duka PNS Kakak Beradik Meninggal Kecelakaan, Keluarga Siapkan 2 Keranda |
|
|---|