Berita Nasional
Pemerintah Minta Warga Indonesia yang Pergi ke Luar Negeri Tak Usah Balik Lagi, Ini Penjelasannya
Pemerintah Indonesia melalui Wakil Menteri Ketenagakerjaan minta Warga Negara Indonesia yang pergi ke luar negeri tak usah balik lagi.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Pemerintah Indonesia melalui Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) minta Warga Negara Indonesia (WNI) yang pergi ke luar negeri tak usah balik lagi.
Hal itu dilakukan agar menghindarkan Indonesia dari praktik-praktik luar negeri yang tak sesuai dengan peraturan maupun budaya kerja di Indonesia.
Dilansir dari Tribunnews.com, Immanuel Ebenezer, Wamenaker mengaku tidak ingin ada pihak yang sudah pergi ke luar negeri, justru tak bisa pulang lalu menyalahkan pemerintah.
Baca juga: Instagram Hadirkan Tombol Semacam Dislike di Postingan, Masih Uji Coba
"Jangan sampai nanti, kawan-kawan yang pergi ke luar sana semangatnya mau pergi. Pas nggak mampu pulang, bikin video itu 'Pak pemerintah tolong kami, nggak bisa pulang, pak," tutur Noel.
Pria yang akrab disapa Noel ini mempersilakan WNI yang ingin berkarir di luar negeri tak perlu kembali ke Indonesia.
"Mau kabur, kabur sajalah. Kalau perlu jangan balik lagi, hi-hi-hi," ungkap Noel di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Jakarta, Senin (17/2/2025), seraya tertawa, dikutip dari Kompas.com.
Dia pun menjelaskan beberapa isi dalam kesepakatan tersebut seperti pemberantasan praktek calo tenaga kerja di wilayah industri."
"Kedua, bagaimana mengatasi preman-preman atau LSM-LSM atau ormas-ormas ini yang kerjaannya selalu meras," katanya dikutip dari YouTube tvOne, Kamis (19/2/2025).
Baca juga: Elon Musk Luncurkan Grok 3, AI Super Cerdas yang Siap Bersaing dengan ChatGPT dan DeepSeek
Dari pernyataannya inilah kemudian muncul tagar #KaburAjaDulu.
Dia menduga orang tersebut bukanlah awak media, tetapi salah satu pegawai dari Kemendes.
Noel menyebut orang itu terus mencecarnya terkait tagar tersebut.
"Jadi, setelah MoU, kita jalan keluar lalu ngobrol dan ada satu orang dia bertanya ke saya (terkait tagar #KaburAjaDulu)."
"Biasanya kalau kawan-kawan media, dia akan buka identitasnya dulu, kemudian dia bertanya. Tapi, ini nggak ada, jadi dikejar terus. Saya kira itu humas dari Kementerian Desa," kata Noel.
Kendati demikian, Noel tidak mempermasalahkan terkait pernyataannya tersebut.
Dia menegaskan tetap bertanggung jawab atas pernyataanya itu.
Baca juga: Bongkar Pungli Dana PIP, Sejumlah Siswa SMA Cirebon jadi Serangan Intimidasi Guru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/sfgjhyrj.jpg)