Jumat, 6 Maret 2026

Berita Nasional

Kemensos Bakal Segera Eksekusi Penyaluran Bansos Jelang Ramadan

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar memastikan itu saat dikonfirmasi di Kantornya, Selasa (18/2/2025).

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Kemensos Bakal Segera Eksekusi Penyaluran Bansos Jelang Ramadan
Kompas.com
BANSOS ILUSTRASI - Warga membawa beras bantuan dari Kantor Desa Pringgasela Selatan, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, 18 Desember 2023. (Sumber: KOMPAS/HERU SRI KUMORO) 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Kementerian Sosial (Kemensos) bakal segera mengeksekusi rencana penyaluran bantuan sosial (bansos) jelang Ramadan. 

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar memastikan itu saat dikonfirmasi di Kantornya, Selasa (18/2/2025).

“Ini (percepatan penyaluran bansos) akan dicek dulu, akan dicek (penyaluran) oleh Kemensos. Lihat (dulu) dari Kemensos-nya,” katanya. 

Sebelumnya kata pria yang kerap disapa Cak Imin itu, Presiden Prabowo Subianto akan mempercepat penyaluran bantuan tersebut. 

Prabowo mengatakan, bakal melakukan optimalisasi penyaluran bansos bulan Februari dan Maret 2025.

Dalam kesempatan itu, Prabowo Subianto mengumumkan sejumlah stimulus di bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2025. Stimulus ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Stimulus pada bulan Ramadhan yaitu diskon harga tiket pesawat, diskon tarif tol, program diskon belanja, program pariwisata mudik Lebaran, serta stabilitas harga pangan," ujar Prabowo dalam konferensi pers di Istana Mereka, Jakarta, sebagaimana disiarkan Kompas TV, Senin (17/2/2025).

Stimulus-stimulus yang disampaikan itu merupakan bagian dari delapan langkah strategis pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Adapun stimulus yang diberikan pada bulan Ramadhan dan Lebaran kali ini masuk dalam kebijakan di kuartal pertama 2025.

5 Bansos Jelang Ramadan

Menjelang bulan suci Ramadan 2025, pemerintah kembali menyalurkan lima jenis bantuan sosial (bansos) pada Februari 2025.

Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan yang biasanya meningkat selama bulan puasa.

Salah satunya ialah bansos beras 10 kg dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada 16 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang termasuk dalam kategori ekonomi rendah (desil satu dan dua).

 Setiap bulan, penerima mendapatkan 10 kg beras, tetapi jika pencairan dilakukan sekaligus untuk tiga bulan, mereka akan menerima 30 kg beras.

Lebi lengkapnya, berikut adalah lima bansos yang akan cair pada Februari 2025 menjelang Ramadan 2025:

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

Program Keluarga Harapan (PKH) adalah salah satu bansos rutin dari Kementerian Sosial yang terus berjalan di tahun 2025.

Bantuan ini ditujukan kepada sekitar 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Saat ini, pencairan tahap pertama PKH untuk periode Januari-Maret 2025 sudah mulai berlangsung di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Besaran bantuan PKH bervariasi tergantung kategori penerima:

Anak SD/Sederajat: Rp 900 ribu/tahun (Rp225 ribu per tiga bulan)

Anak SMP/Sederajat: Rp 1,5 juta/tahun (Rp375 ribu per tiga bulan)

Anak SMA/Sederajat: Rp 2 juta/tahun (Rp500 ribu per tiga bulan)

Lansia dan Penyandang Disabilitas Berat: Rp2,4 juta/tahun (Rp600 ribu per tiga bulan)

Ibu Hamil/Nifas & Anak Usia Dini (0-6 tahun): Rp3 juta/tahun (Rp750 ribu per tiga bulan)

Masyarakat dapat mengecek status penerimaan bansos ini melalui aplikasi Cek Bansos atau situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.

2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Bansos selanjutnya adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Sama seperti PKH, pencairan BPNT juga dilakukan pada Februari 2025.

Uniknya, pencairan dilakukan sekaligus untuk periode Januari-Maret 2025, sehingga penerima akan mendapatkan total Rp600 ribu langsung.

Dana bansos BPNT ini bisa dicairkan melalui bank atau kantor pos bagi penerima yang sudah terdaftar dalam sistem.

3. Bantuan Beras 10 Kg

Pemerintah juga menyalurkan bansos beras 10 kg dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada 16 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang termasuk dalam kategori ekonomi rendah (desil satu dan dua).

Setiap bulan, penerima mendapatkan 10 kg beras, tetapi jika pencairan dilakukan sekaligus untuk tiga bulan, mereka akan menerima 30 kg beras.

4. BLT Dana Desa

Selain bansos dari pemerintah pusat, terdapat juga Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang akan cair pada Februari 2025.

Bantuan ini bersumber dari alokasi Dana Desa dan diberikan kepada masyarakat dalam bentuk uang tunai sebesar Rp300 ribu per bulan.

Proses pencairan BLT Dana Desa dilakukan langsung oleh pihak desa atau kelurahan, sehingga mekanisme penyaluran bisa berbeda-beda, ada yang diberikan setiap dua bulan sekali atau tiga bulan sekali.

Jika pencairan dilakukan dua bulan sekali, maka penerima akan mendapatkan Rp600 ribu sekaligus.

5. Program Indonesia Pintar (PIP)

Bantuan sosial terakhir yang cair pada Februari 2025 adalah Program Indonesia Pintar (PIP), yang bertujuan membantu siswa dari keluarga kurang mampu dalam memperoleh akses pendidikan.

Bantuan PIP ini akan mulai dicairkan dalam termin pertama, periode Februari-April 2025.

 Besaran bantuan bervariasi berdasarkan jenjang pendidikan:

Siswa SD: Rp450 ribu per tahun (Rp225 ribu untuk siswa baru dan kelas akhir)

Siswa SMP: Rp750 ribu per tahun (Rp375 ribu untuk siswa baru dan kelas akhir)

Siswa SMA: Rp 1,8 juta per tahun (Rp500 ribu - Rp900 ribu untuk siswa baru dan kelas akhir)

Penerima PIP adalah siswa yang terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved