Makam Keramat Gorontalo
Jalan-jalan ke Makam Keramat Gorontalo Milik Bapu Kali Balunta
Gorontalo – Tersembunyi di Tenilo Gorontalo, Makam Keramat Aulia "Bapu Kali Balunda" menyimpan kisah penting.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
"Cerita ini memang diwariskan turun-temurun dalam keluarga. Terserah orang mau percaya atau tidak, karena kalau sudah bicara soal kewalian, itu tidak bisa diambil dengan logika," kata Fadlul.
Nama "Balunta" pada Bapu Kali Balunta berasal dari tanaman herbal baluntas yang tumbuh di sekitar makamnya. Makam ini sebenarnya terbuka untuk umum, tetapi tidak banyak diketahui karena keluarga besar ia menjaga agar orang-orang tidak datang dengan niat yang keliru, seperti meminta mandat atau kekayaan.
Pada masa kejayaannya, Gorontalo memiliki beberapa kerajaan, yaitu Kerajaan Suwawa, Gorontalo, Limutu, dan Bulango. Sebagai qadhi, Bapu Kali Balunta memiliki peran penting dalam sistem hukum kerajaan.
"Qadhi itu seperti hakim di zaman kerajaan. Di atas qadhi ada mufti. Dulu belum ada undang-undang seperti sekarang. Pemerintahan diatur oleh tiga pihak, yaitu raja sebagai pemimpin pemerintahan, tokoh adat yang mengatur tradisi, dan tokoh agama (qadhi) yang mengatur hukum Islam. Peraturan kerajaan pun disesuaikan dengan ajaran Islam," ungkap Fadlul.
Pada abad ke-18, ketika Belanda mulai mengambil alih kekuasaan, mereka menunjuk sultan dan ulama yang mendukung kepentingan mereka.
Karena campur tangan ini, Bapu Kali Balunta memilih mundur dari jabatannya dan menetap di Gorontalo hingga akhir hayatnya.
Ia terus mengajarkan tarekat qadiriyah dan mazhab Syafi’i kepada murid-muridnya, tanpa pernah menyimpang dari ajaran Islam.
Makam Keramat Aulia "Bapu Kali Balunta" bukan hanya tempat peristirahatan seorang ulama besar, tetapi juga simbol sejarah peran qadhi dalam kerajaan Gorontalo.
Warisan ia terus dijaga oleh keturunannya, baik dalam ilmu agama maupun tradisi seperti dzikir arwah.
"Kami berharap generasi muda tetap mengenal dan menghormati sejarah ini, karena ia adalah salah satu ulama besar yang berjasa bagi Gorontalo," pungkas Fadlul Hak Datau. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Makam-Keramat-Gorontalo-Milik-Bapu-Kali-Balunda.jpg)