Berita Populer Gorontalo
GORONTALO TERPOPULER: Kebakaran Lapak hingga Hujan Jeli di Gorontalo Utara
Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Senin (17/2/2025).
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM – Kumpulan berita peristiwa, human interest story, hingga politik terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Senin (17/2/2025).
Gorontalo populer ini merupakan berita lokal yang paling banyak dibaca sejak hari Minggu kemarin.
Berita pertama terkait kebakaran lapak di dekat jembatan kuning Marisa.
Selanjutnya Geosite Botubarani berpotensi jadi Wisata Edukasi.
Terakhir, fenomena hujan jeli di Gorontalo Utara yang sempat menghebohkan masyarakat.
BREAKING NEWS: Kebakaran di Dekat Jembatan Kuning Marisa Gorontalo, Diduga Akibat Tabung Gas Meledak
Kebakaran terjadi di kawasan jembatan kuning Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
Insiden ini direkam video oleh warga sekitar pukul 12.00 WITA, Minggu (16/2/2025).
Lokasi kejadian tepat di Jalan Trans Sulawesi, Desa Marisa Selatan, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato.
Informasi dari warga sekitar, kebakaran diduga akibat ledakan tabung gas elpiji.
"Dekat tempat jual ayam ini hangus terbakar," ucap pria perekam video yang diterima TribunGorontalo.com, Minggu.
Kemacetan sempat terjadi di area titik kebakaran.
Sejumlah kendaraan terpaksa harus berhenti.
Masyarakat sekitar berhamburan di jalanan untuk menyaksikan langsung kebakaran tersebut.
Geosite Botubarani Gorontalo Berpotensi Jadi Wisata Edukasi, Ada Mitologi Botubarani
Gorontalo memiliki satu geosite yang berpotensi jadi wisata edukasi.
Bahkan site ini masuk dalam 55 site diusulkan ke Kementrian ESDM untuk menjadi item geopark Gorontalo di 2026.
Kawasan ini juga telah masuk dalam salah satu dari tiga pilar geopark, yakni geo, bio dan culture.
Lokasinya berada di Desa Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Geosite Botubarani ini tersusun dari batu gamping terumbu berbahan mineral kalsit dan mikrit yang menghasilkan tiga buah gua yang terbangun secara alamiah.
Firman Mohammad, salah seorang warga sekitar mengaku jika ada mitologi di masyarakat mengenai tempat ini.
"Kalau masyarakat menilai ini ada ceritanya," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (15/2/2025).
Dalam mitologi masyarakat, diceritakan bahwa sebelum masa penjajahan, goa yang ada di geosite ini dijadikan sebagai pekuburan bajak laut yang di bunuh oleh seorang bernama Ti Barani.
Baca juga: BMKG Ungkap 3 Kemungkinan Penyebab Hujan Jeli di Gorontalo Utara
BREAKING NEWS: Heboh Fenomena Hujan Jeli di Gorontalo Utara, Baru Pertama Kali Terjadi
Fenomena hujan jeli menghebohkan masyarakat Gorontalo Utara.
Melansir Kompas.com, peristiwa ini terjadi di Desa Leyao Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, sekitar pukul 20.00 WITA, Sabtu (15/2/2025).
Sejumlah warga merekam momen tersebut dan membagikannya ke media sosial Facebook.
Kronologi
Dilansir TribunGorontalo.com dari akun FB Selvina, hujan jeli ini sempat menimbulkan kecurigaan dari warga setempat.
Warga yang saat itu masih terjaga, mulai mengamati butiran hujan yang jatuh dari langit.
Karena penasaran, warga mulai menampung butiran-butiran putih itu ke dalam wadah.
Awalnya warga mengira benda itu adalah es batu.
Baca Selengkapnya
https://gorontalo.tribunnews.com/2025/02/16/breaking-news-heboh-fenomena-hujan-jeli-di-gorontalo-utara-baru-pertama-kali-terjadi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Berpop-17-feb.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.