Sains Populer
Studi Terbaru! Studi Terbaru Menemukan Nyanyian Paus Mirip Bahasa Manusia
Penemuan ini menantang anggapan lama tentang keunikan bahasa manusia dan berpotensi memberikan wawasan baru tentang evolusi komunikasi.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
Ternyata, nyanyian paus bungkuk memiliki pola serupa. Mereka membangun lagu dengan cara hierarkis: menggabungkan elemen suara menjadi frasa, mengulang frasa menjadi tema, dan menyusun tema menjadi lagu.
Paus bungkuk juga meneruskan nyanyian ini secara budaya, mirip dengan bagaimana manusia mewariskan bahasa.
Tim peneliti menganalisis rekaman paus selama delapan tahun dengan teknik segmentasi ucapan bayi manusia.
Hasilnya, mereka menemukan struktur tersembunyi dalam nyanyian paus, termasuk subsekuensi yang sesuai dengan distribusi Zipfian—sesuatu yang ditemukan di semua bahasa manusia.
"Metode yang digunakan dalam studi perkembangan bahasa bayi memungkinkan kami menemukan struktur tersembunyi dalam nyanyian paus," kata Inbal Arnon, psikolog perkembangan bahasa di Universitas Ibrani Yerusalem.
Meskipun nyanyian paus tidak memiliki makna semantik seperti bahasa manusia, temuan ini tetap mengejutkan.
Ellen Garland, ahli ekologi perilaku dari Universitas St. Andrews, menyatakan bahwa nyanyian paus mungkin lebih mirip musik manusia. Namun, ia menegaskan bahwa temuan ini menunjukkan pentingnya budaya dalam evolusi komunikasi kompleks di kerajaan hewan.
Penelitian ini memberikan perspektif baru tentang komunikasi antarspesies dan evolusi bahasa.
Dengan semakin banyaknya bukti bahwa berbagai hewan memiliki sistem komunikasi yang kompleks, batas antara manusia dan hewan dalam hal bahasa menjadi semakin kabur. (*)
Perlu diketahui, studi ini telah diterbitkan di jurnal Science Advances dan Science.
| Ternyata Minum 2–3 Cangkir Kopi per Hari Baik untuk Kesehatan Otak, Bisa Terhindar Risiko Pikun |
|
|---|
| Hasil Studi Global, Olahraga Lari, Berenang, dan Menari Efektif Redakan Depresi |
|
|---|
| Snow Moon Awal Februari, Ini Waktu dan Fakta Menarik Bulan Purnama Februari |
|
|---|
| Tekanan Darah Tinggi Mengintai Lansia, Ini Jenis Makanan yang Perlu Dihindari |
|
|---|
| Deteksi Alzheimer Bisa Pakai Selai Kacang, Ini Temuan Ilmuwan Amerika |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PAUS-BUNGKUNG-Penelitian-ini-memberikan-perspektif-baru-tentang-komunikasi.jpg)