Berita Nasional
Demi Naikkan Stok Cadangan Pangan, Pemerintah Akan Impor 200 Ribu Ton Gula Kristal
Pemerintah Indonesia berencana akan mengimpor 200 ribu ton gula kristal. Hal itu dilakukan untuk pemenuhan stok cadangan makanan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/gbkjhbk.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Pemerintah Indonesia berencana akan mengimpor 200 ribu ton gula kristal.
Hal itu dilakukan untuk pemenuhan stok cadangan pangan.
Gula di Indonesia sebenarnya tercukupi, namun pemerintah tak mau mengambil resiko.
Sehingga pemerintah memutuskan akan mengimpor gula.
Baca juga: Marten Taha Jamin Stok Pangan di Kota Gorontalo Aman
Dilansir dari Tribunnews.com, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi mengatakan, 200 ribu ton gula mentah tersebut akan datang secara bertahap.
"Sekitar 200 ribu ton raw sugar, datangnya tahun ini secara bertahap. Tapi jaminannya, jangan sampai petani harganya jatuh," kata Arief usai Rakortas di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, dikutip dari siaran pers pada Kamis (13/2/2025).
Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang ia terima, harga gula mulai bergerak naik.
BPS melaporkan, pada pekan pertama Februari 2025, terjadi penambahan jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga gula pasir.
Baca juga: Sagu di Gorontalo Utara Bisa Jadi Alternatif Pangan Selain Beras, Karbohidratnya Tinggi
Pada pekan ketiga Januari ada 118 kabupaten/kota.
Lalu, pada pekan kelima Januari, bertambah menjadi 153 kabupaten/kota.
Arief menekankan bahwa gula yang diimpor ini dalam rangka menaikkan stok yang dipegang pemerintah dan didatangkan bukan dalam bentuk Gula Kristal Putih (GKP).
"Bukan karena kekurangan produksi karena kita masih cukup sekitar 4 sampai 5 bulan. Namun kita tidak boleh ambil risiko untuk CPP," ujar Arief.
Stok CPP dalam bentuk gula pasir per 12 Februari total ada 34 ribu ton.
Stok tersebut dikelola oleh ID FOOD sejumlah 22 ribu ton dan Perum Bulog sebanyak 12 ribu ton.
Baca juga: Dukung Program Swasembada Pangan di Gorontalo, Pemerintah Berupaya Tingkatkan Indeks Pertanaman
Jika dibandingkan dengan rerata kebutuhan konsumsi bulanan yang sekitar 235 ribu ton per bulan, maka stok CPP gula berada di kisaran ketercukupan 14,47 persen.