Berita Gorontalo
Pria Gorontalo Ini Curhat, Rumahnya tak Lagi Punya Akses Mobil Gara-gara Dipagari
Proyek yang sudah beroperasi sejak seminggu itu dinilai tak mempertimbangkan rasa kemanusiaan.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Moh Fahri Ali (30) seorang warga Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo mengeluhkan proyek pembangunan pondasi Lapangan Tuladenggi.
Proyek yang sudah beroperasi sejak seminggu itu dinilai tak mempertimbangkan rasa kemanusiaan.
"Di rumah sini ada istri saya sedang hamil, belum lagi ibu saya sedang sakit," keluhnya saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Senin (3/2/2025).
Ia khawatir jika dalam kondisi darurat, tak bisa bergerak cepat akibat akses menuju rumahnya kini sudah tertutup total, karena adanya pembangunan pondasi.
Area pembangunan pondasi yang sementara dikerjakan itu merupakan satu-satunya akses bagi Fahri dan ayahnya keluar masuk ke jalan trans.
Dulu kata Fahri, sisi bagian timur dan selatan lapangan masih bisa digunakan untuk akses motor bentor bahkan mobil.
"Namun setelah ada pondasi begitu, jadi sudah tutup," keluhnya.
Sementara satu-satunya akses yang tersisa di sisi utara, juga sudah tertutup dengan adanya pondasi yang saat ini panjangnya telah mencapai sekitar belasan meter.
Pondasi itu kemungkinan akan memanjang sampai di depan halaman rumahnya.
"Kemungkinan ini sampai sini, karena sana sudah dibersihkan juga," tuturnya.
Kini, kendaraan mereka tak bisa lagi terparkir di halaman rumah.
"Motor saya parkir di masjid, sementara Mobil ada di Telaga," ungkapnya.
Meski hanya satu rumah, namun Fahri berhadap keluhannya bisa didengar oleh pemerintah desa Tuladenggi.
Ia mengaku sudah sempat mengeluhkan masalah ini ke Camat Telaga Biru dan Kades Tuladenggi. Namun pembicaraan itu tak menghasilkan solusi.
Saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Camat Telaga Biru mengarahkan Kades Tuladenggi untuk memberikan keterangan.
Namun saat hendak ditemui di kantor desa, salah satu aparat menyebut bilamana Kades sedang sakit.
Belum diketahui secara pasti proyek tersebut bersumber dari dana apa.
Pantauan TribunGorontalo.com, tak ada satupun papan informasi proyek yang di pantok di kawasan lapangan. (*/Jian)
| Kakuhu jadi Tersangka Usai Hina-hina Rektor Universitas Muhamadiyah Gorontalo di Medsos |
|
|---|
| Tak Masuk Proyeksi 2026, Limonu Hippy Sebut Gorontalo Sudah Duluan Dapat WPR dan Kini Tahap IPR |
|
|---|
| BPMS GPIG Temui Gubernur Gusnar Ismail Bahas Sidang Sinode Juli 2026 |
|
|---|
| Desa Olele Gorontalo Kembali Jadi Langganan Longsor, Warga Diminta Waspada |
|
|---|
| Pohon Tumbang di Bone Bolango Gorontalo, Akses dan Listrik Putus! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PAGAR-MASALAH-Pagar-yang-dibangun-menutupi-rumah-warga-Senin-0322025.jpg)