Human Interest Story
Sosok Sima dari Suku Polahi Gorontalo, Kaget Air Laut Terasa Asin hingga Takut Masuk Indomaret
Sima, seorang wanita dari Suku Polahi keluar dari hutan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo.
Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sima-wanita-dari-suku-Polahi-memakai-jilbab.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Sima, seorang wanita dari Suku Polahi keluar dari hutan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo.
Ia ditemukan oleh warga yang bekerja di tambang di kawasan hutan.
Dendi Hemeto, seorang penambang menceritakan awal mula mereka bertemu Sima.
Sekitar dua minggu bekerja, Dendi dan dua penambang memutuskan pulang ke kampungnya.
Tiba-tiba seorang wanita menghampiri mereka.
Wanita itu tak bisa berbahasa indonesia.
Dendi lantas menanyakan perihal nama hingga asal wanita tersebut menggunakan bahasa Gorontalo.
Wanita bernama Sima itu mengaku berasal dari suku Polahi.
Suku Polahi diketahui kelompok masyarakat yang terasing dari peradaban di Gorontalo. Mereka tinggal di hutan belantara.
"Kami melihat rumah-rumah mereka seperti pondok dan atapnya hanya dari daun-daun," jelas Dendi kepada TribunGorontalo.com, Rabu (29/1/2025).
"Pada saat kami kembali pulang ke rumah yang ada di Desa Tolongio, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo, seorang polahi ingin ikut," ungkap Dendi.
Sesampainya di rumah Dendi, banyak warga terkejut melihat ada wanita dari suku Polahi.
Rumah Dendi pun langsung ramai dikunjungi warga. Mereka mengajak Sima berbicara dan berfoto-foto. Bahkan mengajari Sima menggunakan handphone.
Baca juga: Korban Rudapaksa Alami Trauma Berat, Polda Gorontalo Berikan Pendampingan Psikologis
Sima pun dibawa jalan-jalan ke Pantai Monano.
Sima terkesima melihat keindahan pantai. Ia kaget ketika meminum air laut, ternyata rasanya asin.