Gorontalo Terkini
Warga Keluhkan Jalan Berlubang di Desa Lohumbo Boalemo Gorontalo Rawan Kecelakaan
Jafar Lasimpala, warga sekitar mengatakan banyak pengendara yang harus berakhir celaka gara-gara jalan berlubang itu.
Penulis: Nawir Islim | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/asfdbgdhb.jpg)
Menurut Budi Dengo, Jalan Poigar itu merupakan akses utama menuju MTs Negeri 1 Gorontalo, Departemen Agama Provinsi Gorontalo hingga MAN 1 Kota Gorontalo.
Jalan rusak membuat akses kendaraan terhambat. Apalagi ketika jalanan dilewati truk.
Pria berumur 46 tahun ini menuturkan, jika musim penghujan, Jl Poigar sampai Jl Halmahera akan dipenuhi "kolam kecil".
Kondisi ini disebut berbahaya bagi pengendara.
Baca juga: Kesal Karena Tidak Pernah Diperbaiki, Warga Desa Hungayonaa Pasang Kursi di Jalan Berlubang
Kendaraan biasanya menghindari lubang, makanya mereka tidak pada lajur jalan semestinya," jelasnya.
Jalan di kawasan MTs Negeri 1 Gorontalo itu pun sering terjadi kecelakaan.
Warga yang sudah menetap selama 5 tahun di Kelurahan Molosipat ini mengungkap bahwa setiap pagi jalanan pasti akan padat dan macet.
"Kami sedih sekali melihat jalan ini, kira-kira kapan diperbaiki pemerintah?" ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Jumat (09/2/2024).
Jika musim kemarau, ia mengaku jalanan berdebu.
Selain itu kendaraan sepeda motor maupun mobil cukup sulit melewati jalan Poigar dan Halmahera.
"Apalagi jika ketemu pasar," jelasnya.
Baca juga: Jalan Berlubang di Desa Lahumbo Kembali Memakan Korban, Pengendara Terluka Parah
Budi mengharapkan keluhannya dapat didengar oleh pemerintah.
"Saya berharap adanya perbaikan jalan di sekitar ini, setidaknya untuk menghindari kecelakaan yang akan terjadi," tandas Budi.
Pendapat serupa dilontarkan Syaiful Ladunka.
Pria berusia 26 tahun ini mengaku hampir dua minggu sekali terjadi kecelakaan di persimpangan Jl Poigar.
"Kasihan banyak siswa yang kecelakaan," ungkapnya.
Mayoritas kecelakaan adalah pengendara sepeda motor yang menghindari lubang.
Debu juga jadi masalah utama para pengendara.
"Jika tidak diperbaiki, mungkin adanya mobil khusus dulu untuk siram jalanan agar tidak berdebu," tutupnya. (*)