Rabu, 4 Maret 2026

Gorontalo Terkini

Warga Keluhkan Jalan Berlubang di Desa Lohumbo Boalemo Gorontalo Rawan Kecelakaan

Jafar Lasimpala, warga sekitar mengatakan banyak pengendara yang harus berakhir celaka gara-gara jalan berlubang itu.

Tayang:
Penulis: Nawir Islim | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Warga Keluhkan Jalan Berlubang di Desa Lohumbo Boalemo Gorontalo Rawan Kecelakaan
TribunGorontalo.com/Nawir Islim
Jalan berlubang di Desa Lahumbo Boalemo Gorontalo yang banyak menimbulkan korban, Senin (27/1/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo -- Jalan berlubang di Desa Lohumbo, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo dikeluhkan warga.

Akibat lubang yang berdiameter sekitar 2 meter dan memiliki kedalaman 5 sentimeter itu memicu kecelakaan terjadi.

Jafar Lasimpala, warga sekitar mengatakan banyak pengendara yang harus berakhir celaka gara-gara jalan berlubang itu.

Kata Jafar baik motor, bentor bahkan mobil truk pernah menjadi korban kecelakaan hanya karena lubang tersebut.

Baca juga: Warga Resah Jalan Rusak di Perbatasan Tilamuta-Botumoito Boalemo Gorontalo Rawan Kecelakaan

"Pernah ada pengendara motor yang hampir tewas akibat lubang tersebut, kepalanya bocor dan ia langsung dilarikan ke rumah sakit, tapi Alhamdulillah ia masih dapat diselamatkan," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Senin (27/1/2025).

"Truk itu yang parah, karena sampai terbalik bahkan barang yang dibawanya berceceran," lanjutnya.

Lanjut kata Jafar, karena sudah semakin banyak korban kecelakaan, diapun berinisiatif untuk membuat jalan itu rata kembali.

Jafar menampal jalan yang berlubang tersebut dengan pasir agar pengendara tidak terkejut jika melintasi jalanan ini.

"Saya berinisiatif untuk menambahkan tanah di lubang itu agar tidak banyak lagi korban yang berjatuhan," jelasnya.

Selain akibat jalan berlubang, kecelakaan yang kerap terjadi di Desa Lohumbo ini dipicu juga oleh minimnya penerangan

Baca juga: Identitas Korban Kecelakaan Dua Mobil di Area Perkebunan Jagung Gorontalo Utara

Sehingga ketika malam hari, pengendara tidak bisa melihat dengan jelas lubang yang berada di jalan itu.

Jafar pun hanya bisa berharap adanya perbaikan di jalan tersebut agar tidak ada lagi kecelakaan di tempat itu.

"Harus segera ada perbaikan, agar tidak terjadi lagi kecelakaan di sekitaran jalan tersebut," pungkasnya.

Jalan Berlubang Dikeluhkan Warga Molosipat Kota Gorontalo, Banyak Siswa Kecelakaan 

Selain di Boalemo, ada juga jalan berlubang di Kota Gorontalo dikeluhkan warga Molosipat Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo.

Menurut Budi Dengo, Jalan Poigar itu merupakan akses utama menuju MTs Negeri 1 Gorontalo, Departemen Agama Provinsi Gorontalo hingga MAN 1 Kota Gorontalo.

Jalan rusak membuat akses kendaraan terhambat. Apalagi ketika jalanan dilewati truk.

Pria berumur 46 tahun ini menuturkan, jika musim penghujan, Jl Poigar sampai Jl Halmahera akan dipenuhi "kolam kecil". 

Kondisi ini disebut berbahaya bagi pengendara.

Baca juga: Kesal Karena Tidak Pernah Diperbaiki, Warga Desa Hungayonaa Pasang Kursi di Jalan Berlubang

Kendaraan biasanya menghindari lubang, makanya mereka tidak pada lajur jalan semestinya," jelasnya.

Jalan di kawasan MTs Negeri 1 Gorontalo itu pun sering terjadi kecelakaan.

Warga yang sudah menetap selama 5 tahun di Kelurahan Molosipat ini mengungkap bahwa setiap pagi jalanan pasti akan padat dan macet.

"Kami sedih sekali melihat jalan ini, kira-kira kapan diperbaiki pemerintah?" ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Jumat (09/2/2024).

Jika musim kemarau, ia mengaku jalanan berdebu.

Selain itu kendaraan sepeda motor maupun mobil cukup sulit melewati jalan Poigar dan Halmahera.

"Apalagi jika ketemu pasar," jelasnya.

Baca juga: Jalan Berlubang di Desa Lahumbo Kembali Memakan Korban, Pengendara Terluka Parah

Budi mengharapkan keluhannya dapat didengar oleh pemerintah.

"Saya berharap adanya perbaikan jalan di sekitar ini, setidaknya untuk menghindari kecelakaan yang akan terjadi," tandas Budi.

Pendapat serupa dilontarkan Syaiful Ladunka.

Pria berusia 26 tahun ini mengaku hampir dua minggu sekali terjadi kecelakaan di persimpangan Jl Poigar.

"Kasihan banyak siswa yang kecelakaan," ungkapnya.

Mayoritas kecelakaan adalah pengendara sepeda motor yang menghindari lubang.

Debu juga jadi masalah utama para pengendara.

"Jika tidak diperbaiki, mungkin adanya mobil khusus dulu untuk siram jalanan agar tidak berdebu," tutupnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved