Berita Nasional
Polisi Ungkap Kasus Mutilasi Perempuan dalam Koper Merah di Ngawi
Polisi telah menangkap pelaku utama, Rohmad Tri Hartanto alias Antok (32), warga Desa Gombang, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pelaku-mutilasi-wanita-dalam-koper-di-Ngawi-Jawa-Timur.jpg)
Kasus pembunuhan sadis seorang perempuan berinisial UK (29) yang tubuhnya ditemukan dalam koper merah di Ngawi, Jawa Timur, berhasil diungkap.
Polisi telah menangkap pelaku utama, Rohmad Tri Hartanto alias Antok (32), warga Desa Gombang, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, Kombes Farman, mengungkapkan bahwa kejadian bermula pada Minggu (19/1) malam ketika pelaku mengundang korban ke sebuah hotel di Kediri.
Di kamar hotel, terjadi pertengkaran yang memicu tindakan kekerasan oleh pelaku sekitar pukul 22.00 WIB.
"Pertengkaran itu berujung pada pelaku mencekik korban hingga menyebabkan kepala korban terbentur lantai. Korban akhirnya meninggal dunia," kata Farman dalam konferensi pers di Mapolda Jatim, Senin (27/1).
Setelah memastikan korban tewas, pelaku menghubungi saudaranya berinisial MAM untuk meminta bantuan.
Antok kemudian mengambil koper merah dan perlengkapan lainnya, seperti kantong plastik, tali, dan pisau dari rumahnya di Tulungagung. Pisau tersebut dibeli pelaku di sebuah minimarket saat perjalanan kembali ke hotel.
Di kamar hotel, pelaku memotong tubuh korban menjadi beberapa bagian agar muat di dalam koper. Potongan tubuh tersebut lalu dimasukkan ke dalam kantong plastik dan koper sebelum dibuang.
Pada Senin (20/1) pagi, pelaku bersama MAM menggunakan mobil korban untuk membawa koper berisi potongan tubuh ke rumah kosong milik nenek pelaku di Tulungagung.
Setelah menjual mobil korban di Sidoarjo seharga Rp57 juta, Antok menyewa mobil untuk membuang potongan tubuh korban di beberapa lokasi.
Lokasi pertama adalah Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, tempat koper berisi tubuh korban ditemukan pada Kamis (23/1).
Lokasi kedua adalah Hutan Sampung di Ponorogo, di mana bagian kaki korban dibuang. Kepala korban dibuang pada Rabu (22/1) di Desa Gemahharjo, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.
| Pengumuman THR dan BHR Ojol 2026 Ditunda, Pemerintah Jadwalkan Ulang Besok |
|
|---|
| Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bertepatan 13 Ramadan, Ini Jadwal Lengkapnya |
|
|---|
| Masuk UIN Tanpa Tes? SPAN-PTKIN 2026 Resmi Diperpanjang, Ini Cara Daftarnya |
|
|---|
| Profil dan Jejak Karier Try Sutrisno, Wapres RI yang Kini Berpulang |
|
|---|
| Petasan Meledak Jelang Magrib: Rumah Rusak 90 Persen, 1 Orang Tewas dan 2 Alami Luka-Luka |
|
|---|