Selasa, 17 Maret 2026

Banjir Gorontalo

3 Kecamatan di Kabupaten Gorontalo Diterjang Banjir, Total 3 Ribu Jiwa jadi Korban

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Gorontalo pada Senin (27/1/2025) mencatat sebanyak 3.978 jiwa terdampak, dengan 1.455 kepala keluarga (KK)

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 3 Kecamatan di Kabupaten Gorontalo Diterjang Banjir, Total 3 Ribu Jiwa jadi Korban
TribunGorontalo.com
Kondisi terkini banjir di Desa Hutadaa, Kabupaten Gorontalo, Senin (27/1/2025). FOTO/Jefri Potabuga 

Kecamatan Telaga Jaya:

Desa Buhu: 130 KK, 421 jiwa, dan 80 unit rumah terendam.

Desa Hutadaa: 98 KK, 294 jiwa, dan 70 unit rumah terendam.

Marzan Yusuf mengungkapkan bahwa BPBD Kabupaten Gorontalo telah melakukan berbagai upaya untuk menangani dampak banjir. 

Saat pihaknya melakukan peninjauan langsung ke lokasi bencana untuk memantau situasi. Juga melakukan pendataan terhadap korban yang terdampak banjir.

Kemudian melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Mendirikan tenda-tenda pengungsian di beberapa wilayah untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal.

Hingga saat ini, tim BPBD terus bekerja di lapangan untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik.

Warga Korban Banjir di Telaga Jaya Gorontalo Butuh Bantuan Obat dan Makanan

 

Kondisi terkini banjir di Desa Hutadaa, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Senin (27/1/2025).
Kondisi terkini banjir di Desa Hutadaa, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Senin (27/1/2025).(TribunGorontalo.com)

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Warga Desa Buhu dan Desa Hutadaa di Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, mendesak pemerintah untuk segera memberikan bantuan makanan siap saji, selimut, dan obat-obatan setelah banjir besar melanda wilayah tersebut.

Hariati Alli, salah satu warga Desa Buhu yang terdampak banjir, mengungkapkan kebutuhan mendesak warga saat ini.

“Kami butuh selimut, makanan, dan obat-obatan, Pak,” ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Senin (27/1/2025).

Hariati, yang tinggal di sebuah perumahan yang masih terendam banjir, mengatakan bahwa meski air mulai surut, kondisi di lapangan masih sangat memprihatinkan.

Baca juga: Jejak Bulu dan Darah Burung Ditemukan di Mesin Pesawat Jeju Air yang Jatuh di Korea Selatan


Baca Selengkapnya

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved